Selebtek.suara.com - Jika kalian berpikir viagra hanya digunakan utik disfungsi ereksi, itu salah. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan ada fungsi lain dari viagra yakni obat anti-kanker.
Studi baru yang diterbitkan dalam Cell Reports Medicine mengklaim bahwa Viagra juga efektif untuk mengobati kanker kerongkongan. Penelitian ini didanai oleh Cancer Research UK dan Medical Research Council.
Diketahui bahwa phosphodiesterase tipe 5, atau inhibitor PDE5, dapat membantu mengecilkan tumor di kerongkongan. Selain itu, penghambat PDE5 tampaknya membantu membalikkan resistensi pasien terhadap kemoterapi, dan karena Viagra adalah penghambat PDE5.
Kanker kerongkongan juga cenderung memburuk lebih cepat. Itu karena lingkungan mikro (area langsung di sekitar tumor) terdiri dari molekul dan pembuluh darah yang telah tercemar.
Ini membentuk area pelindung di sekitar tumor, membuatnya tahan terhadap kemoterapi. Menggunakan inhibitor PDE5 sebagai obat anti-kanker membuat tumor lebih mudah menerima kemoterapi.
Berdasarkan data yang dikumpulkan dalam penelitian, hanya satu dari 10 pasien yang didiagnosis dengan kanker kerongkongan hidup selama lebih dari 10 tahun setelah diagnosis mereka.
Karena komplikasi ini, banyak upaya untuk membuat obat anti-kanker telah dilakukan. Namun, tidak ada yang terbukti efektif membuat fibroblas yang berdekatan dengan kanker (CAF) di sekitar kanker kerongkongan lebih rentan terhadap kemoterapi.
Tetapi, karena Viagra dan penghambat PDE5 lainnya tampaknya membuat CAF lebih sensitif terhadap kemo, mereka dapat membuktikan obat anti-kanker yang andal dan efektif yang mengurangi hasil buruk yang terlihat dalam penelitian sebelumnya. (*)
Baca Juga: Usai Berkeringat dan Olahraga, Bolehkah Langsung Mandi? Ini Penjelasan Dokter