Selebtek.suara.com - Eca Prasetya, penulis novel Layangan Putus dengan nama pena Mommy ASF mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami kesulitan dalam menulis novel tersebut.
Hal itu terungkap saat Eca Prasetya bercerita dengan Feni Rose. Bahwa disela-sela kesibukannya sebagai dokter hewan di Malang, dirinya harus mengumpulkan mood dan feel ketika menulis, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan novel pertama memakan waktu yang cukup lama.
"(Soalnya) nulis enggak ada feel-nya mandek saja gitu.. Jadi sambil kerja, kadang sambil kerja sambil nulis nunggu pasien, enggak ada pasien nulis. Tapi di tempat kerja, sambil nulis, teman kerja aku 'ciye..ciye..'. Kan malas ya, hilang lagi, buyar lagi," ungkap Eca Prasetya, dilansir Selebtek dari kanal YouTube Feni Rose.
Pihak penerbit juga sempat menanyakan apakah Eca Prasetya mau melanjutkan pembuatan novelnya.
"Pernah juga penerbitnya, 'Ini mau dilanjutin apa enggak? Kalau enggak ya sudah kita cut.' Tapi aku pengen keluarin, jadi satu cerita yang utuh. Harus jadi satu yang bisa dibaca," lanjut Eca Prasetya.
Eca Prasetya juga mengaku bahwa cerita Layangan Putus masih ada lanjutannya, dengan kata lain akan ada novel kedua atau Layangan Putus jilid 2, "Belum utuh, harusnya masih (ada lanjutannya)." tutur Eca Prasetya.
Eca Prasetya pun memberikan bocoran mengenai isi novel kedua Layangan Putus dimana sang tokoh utama Kinan akan melalui perjalanan hidup yang akan membawanya ke arah yang lebih baik.
"Kondisi Kinan yang sudah baik..sudah terbayang isinya," kata Eca Prasetya.
Mengenai judul novel keduanya, Eca Prasetya berharap bisa tetap menggunakan judul Layangan Putus meski isi ceritanya berbeda dengan novel yang pertama.
"Sebenarnya nyambungnya mau nyambung saja. Tapi gara-gara Kak Feni, aku jadinya mikir. Berarti untuk penggambarannya itu aku harus mikir lagi (judulnya). We'll see lah, kita tunggu saja," pungkas Eca Prasetya.***