Selebtek.suara.com - Pengusaha muda Jhon LBF mengungkapkan kemarahan dan kekecewaannya kepada Sultan Akhyar, konten kreator TikTok yang diduga mengeksploitasi orang tua untuk mendapatkan saweran.
"Marah, sangat marah, sangat kecewa. Ya sangat melukai hati saya," ujar Jhon LBF saat bertemu langsung dengan Sultan Akhyar di salah satu program televisi baru-baru ini.
Menurutnya, konten Sultan Akhyar dengan membuat live memperlihatkan seorang nenek yang mandi dan menyiram-nyiramkan air ke badannya adalah tindakan yang tidak beradab.
"Orang tua itu khususnya ibu itu harus dimuliakan ditinggikan derajatnya bukan dieksploitasi dengan cara yang saya bilang tidak beradab," imbuhnya.
Jhon LBF bahkan dengan tegas menyebut akan mempolisikan Sultan Akhyar jika tetap membuat konten seperti itu.
"Saya pertegas ke mas hari ini, kalau aktivitas Anda itu tidak dihentikan, saya akan polisikan Anda. Itu tegas saya sampaikan,” ujarnya.
Sebelumnya, Jhon LBF sempat menawarkan pekerjaan kepada Sultan Akhyar dengan gaji Rp6 juta per bulan dengan harapan ia berhenti membuat konten seperti itu.
"Saya pengusaha, saya punya banyak perusahaan, jadi saya coba kasih solusi jangka panjang, kamu kerja deh di tempat saya. Kalau kamu di luar pulau, segala akomodasi ditanggung sampai di Jakarta. Saya siapin tempat tinggal kalau kamu kerja di tempat saya. Misalkan untuk start awal level office boy. Office boy saya gaji 5 juta, kamu saya kasih 6 juta gak masalah," kata Jhon LBF.
Namun Jhon LBF menyesalkan karena Sultan Akhyar tidak merespon tawarannya dengan baik malah meminta uang Rp200 juta.
Baca Juga: Semakin Menarik, Kini Astrid Widayani Siapkan Tujuh Program Unggulan Jelang Muscab Hipmi Solo
"Yang saya sesalkan adalah ini bukannya kamu respons dengan baik penawaran saya, malah kamu bikin stitch video lagi seolah-olah anda meras saya," ujar Jhon LBF.(*)