Keluarga Curiga AKBP Buddy Alfrits Towoliu Tewas Dibunuh

Selebtek

Minggu, 30 April 2023 | 14:05 WIB
Keluarga Curiga AKBP Buddy Alfrits Towoliu Tewas Dibunuh
Ilustrasi garis polisi. (Pixabay)

Selebtek.suara.com - Pihak keluarga masih tak percaya Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Buddy Alfrits Towoliu meninggal akibat bunuh diri. Hal itu diutarakan oleh paman Buddy, Cyprus A Tatali.

Ia yakin keponakannya itu tidak memiliki ganggua jiwa atau masalah ekonomi. Ia juga memastikan kalau buddy punya mental yang sehat.

"Kalau karena bunuh diri, kita menolak. Karena apa? Pertama, dia tidak ada gangguan jiwa. Kedua, keluarga sejahtera dan bahagia," ujar Cyprus kepada wartawan, melansir KOMPAS TV, Minggu (30/4/2023).

Kondisi ekonomi Buddy menurut Cyprus sejahtera. Istri Buddy adalah seorang pengusaha. Sementara anaknya saat ini sedang mengenyam pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol).

Istrinya juga bukan ibu rumah tangga, tapi usaha. Anaknya satu akpol. Sejahtera itu, tidak mungkin kan kalau (bunuh diri) dari segi ekonomi," lanjut Cyprus.

Cyprus curiga, meninggalnya Buddy terkait pekerjaannya. Ia yakin Buddy dibunuh, lalu jasadnya dibuang ke rel kereta api. Hal ini dilakukan pembunuh untuk menghilangkan jejak.

"Kalau menduga, dibunuh baru dibuang di tengah rel kereta. Kan (itu) salah satu cara hilangkan jejak atau juga dibakar," kata Cyprus.

Kejanggalan lainnya, Buddy diketahui sempat membuat janji dengan seseorang bernama Pak Bibi di kantor pada pukul 09.00 WIB. Ia ke sana untuk memeriksa perbaikan ruang kerjanya.

"Pagi, dia janjian dengan yang namanya Pak Bibi. Bibi itu dipanggil ke kantornya untuk merehab gedung ruangan dia," kata Cyprus.

baca juga

Namun hal yang aneh terjadi. Buddy pergi ke kantor menggunakan ojek online. Padahal biasanya ia memakai mobilnya sendiri. Bukan hanya itu, Buddy juga terlihat sangat terburu-buru.

"Berangkatnya anehnya dia naik Grab, padahal dia ada mobil pribadi. Berarti orang yang telepon itu minimal di atas dia kan, kita menduga. Kenapa dia bela-belain naik Grab?" lanjutnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan Buddy tewas karena bunuh diri. Namun sebelum mengakhiri nyawanya, diketahui kalau Buddy tengah mengalami sakit empedu.

"Untuk sementara, diduga bunuh diri. Jauh sebelumnya, yang bersangkutan ini sakit. Kemudian, jalani beberapa medis yang tentunya (jadi) bahan untuk proses penyelidikan. Sakitnya adalah di empedu," kata Trunoyudo kepada wartawan, Sabtu (29/4/2023). (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Gerebek Pabrik Pembuatan Busur di Kota Makassar

Polisi Gerebek Pabrik Pembuatan Busur di Kota Makassar

Sulsel | Minggu, 30 April 2023 | 13:33 WIB

Antonio Dedola Bongkar Chat Nikita Mirzani Ngemis Minta Hapus IG Story: Siapa yang Mulai Perang?

Antonio Dedola Bongkar Chat Nikita Mirzani Ngemis Minta Hapus IG Story: Siapa yang Mulai Perang?

Selebtek | Minggu, 30 April 2023 | 12:57 WIB

Keluarga Sebut-sebut Mafia Narkoba Di Balik Tewasnya AKBP Buddy: Dia Rohaniawan Gereja

Keluarga Sebut-sebut Mafia Narkoba Di Balik Tewasnya AKBP Buddy: Dia Rohaniawan Gereja

News | Minggu, 30 April 2023 | 11:32 WIB

Terkini

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim

Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Demo adalah Aksi Menyuarakan Ketidakpuasan, Bukan Pamer Dukungan

Demo adalah Aksi Menyuarakan Ketidakpuasan, Bukan Pamer Dukungan

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Modus Ajak Menikah, WNA di Lombok Paksa Korban Masuk Fantasi Seksual Menyimpang

Modus Ajak Menikah, WNA di Lombok Paksa Korban Masuk Fantasi Seksual Menyimpang

Bali | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Baliho Ulang Tahun Jokowi di Solo Tuai Polemik, DPRD Curigai Penggunaan Dana APBD

Baliho Ulang Tahun Jokowi di Solo Tuai Polemik, DPRD Curigai Penggunaan Dana APBD

Surakarta | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:11 WIB

Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam

Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:09 WIB

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Libur Sekolah, PELNI Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen

Libur Sekolah, PELNI Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen

Sulsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:03 WIB