Selebtek.suara.com - Rawon dinobatkan sebagai sup terenak di dunia versi Taste Atlas. Makanan khas Jawa Timur yang dikenal karena kuahnya yang hitam ini memang disukai banyak orang.
Kuahnya yang lezat dan kaya rempah dilengkapi potongan daging sapi, bawang goreng, dan telur asin ini memang sudah lama jadi makanan kebanggaan masyarakat Jawa Timur dan Indonesia.
Kuah hitam rawon terbuat dari campuran keluak alau kluwek ini ternyata menyimpan beberapa fakta dan keunikan yang tak banyak masyarakat tahu. Dikutip dari berbagai sumber, berikut informasinya:
1. Terbuat dari Campuran Kluwek yang Mengandung Senyawa Sianida
Ciri khas rawon terdapat pada kuahnya yang hitam pekat. Bukan tanpa alasan, kuah rawon memang berasal dari kluwek yang harus difermentasi.
Proses fermentasi kluwek ini untuk menghilangkan senyawa sianida yang beracun di dalamnya agar aman dikonsumsi.
2. Jadi Sup Terenak di Asia
Indonesia patut bangga memiliki rawon sebagai makanan khas Jawa Timur. Pasalnya, rawon dinobatkan sebagai sup terenak di asia.
Melalui laman Taste Atlas rawon masuk dalam daftar '10 Best Rated Soups in the World' yang dirlis pada 28 Juli 2023.
Baca Juga: Loki Musim 2: Pemeran, Tanggal Rilis dan Semua yang Harus Kamu Ketahui
3. Rawon Sudah Ada Sejak Jaman Kuno
Rawon merupakan warisan turun temurun dari nenek moyang Indonesia. Bahkan, rawon disebut sudah ada sejak 1000 tahun yang lalu.
Dalam prasasti yang Taji sekitar 901 Masehi oleh Rakryan i Watu Tihang Pu Sanggramadurandara, rawon ditemukan di wilayah Ponorogo, Jawa Timur yang dulunya dikenal dengan nama rarawaan atau sayur rawon.
4. Rawon Alami Modifikasi
Meski rawon digemari banyak kalangan, namun dalam perkembangannya kuliner khas Jawa Timur ini telah mengalami modifikasi di berbagai daerah, seperti pecel rawon dari Banyuwangi, rawon Nguling dari Probolinggo, hingga rawon setan dari Surabaya.