Selebtek.suara.com - Mau tau bagaimana kondisi tubuh Anda sebenarnya? Kini tidak perlu repot melakukan pemeriksaan di luar rumah, cukup pakai tes kesehatan sederhana.
Anda akan otomatis bisa melakukan pencegahan, pengobatan sedini mungkin terhadap penyakit serius.
Sehingga harapan hidup lebih lama dapat terwujud karena tes kesehatan ini dilakukan secara mandiri maupun pakai bantuan orang lain.
Supaya lebih jelas berikut beberapa cara melakukan deteksi kesehatan terhadap diri sendiri.
Tes kesehatan sederhana diabetes
![Tes Kesehatan Sederhana Diabetes. [(Tiktok/Tips Kesehatan)]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/07/31/1-photocollage-1690794835983.jpg)
Kondisi gangguan tubuh yang pertama ini dapat berakibat fatal jika terlambat diketahui.
Anda bisa lakukan deteksi dengan memakai ujung pensil serta penghapus yang disentuhkan pada area kaki.
"Suruh mereka menyentuh kakimu dengan ujung pensil yang tajam dan dengan penghapus secara bergantian," tulis seorang pakar dikutip dari Tiktok Tips Kesehatan pada, Senin (31/2023).
Indikator Anda terkena diabetes atau tidak dilihat dari kemampuan merasakan sentuhan.
"Bisakah kalian tahu sisi pensil mana yang menyentuh tanpa melihat?," Imbuhnya.
Baca Juga: Pinkan Mambo Cuma Bisa Pasrah Diserang Netizen Indonesia: Jangan Bunuh Karakter Saya
"Jika kalian tidak sepenuhnya merasakan sentuhan itu berarti bahwa ujung saraf pada kaki tidak berfungsi dengan baik," sambungnya.
Tingkat sensivitas yang rendah dapat dipakai sebagai indikator.
Tes kesehatan sederhana stroke dan demensia
![Tes Kesehatan Sederhana Stroke dan Demensia [(Tiktok/@Tips Kesehatan)]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/07/31/1-screenshot-2023-07-31-13-36-11-48-f69139cffc4d135a71392e13634f144a.png)
Kondisi tubuh berbahaya berikutnya yang mampu membahayakan jiwa yaitu stroke dan demensia.
Anda bisa memeriksa apakah ada potensi terkena stroke atau tidak pakai cara yang mirip dengan posisi senam.
"Angkat kaki sehingga pinggul sejajar dengan lantai dan mulai timer," tulisnya.
"Jika dapat berdiri seperti ini dalam waktu 20 menit atau lebih, itu berarti kalian memiliki risiko minimal terkena stroke atau demensia," tambahnya.