Selebtek.suara.com - Michelle Ashley (MA), putri putri Pinkan Mambo akhirnya mengungkap siapa sosok yang telah menyelamatkan dirinya usai alami pelecehan seksual oleh ayah tirinya, Steve Wantania.
Menurut pengakuan Michelle, sosok tersebut tak lain adalah ayah kandungnya alias suami Pinkan Mambo terdahulu, Sandy Sanjaya.
Michelle mengadu kepada ayah kandungnya setelah lebih dari 2 tahun menjadi korban pelecehan oleh ayah tirinya. Michelle Ashley mengatakan bahwa pada Januari 2021 silam, sang ayah kandung menjemput dirinya.
"Yang selamatkan aku dari kejadian itu adalah papa aku sendiri, yang sudah lama enggak hubungan dan aku telepon untuk jemput aku," kata Michelle Ashley kepada awak media di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Ketika itu, kata Michelle, ayahnya langsung bertindak cepat usai mengetahui putrinya menjadi korban pelecehan seksual. Kemudian langsung melaporkan perbuatan bejat suami Pinkan Mambo ke polisi.
Setelah itu, Sandy Sanjaya juga yang mengurus soal persidangan antara anaknya dengan laki-laki tersebut.
"Dia dari Bali, jemput aku dan yang mengurus aku sidang dan segala macam," bebernya.
Gadis berusia 17 tahun itu sangat bersyukur karena ayah kandungnya menyelamatkan dirinya.
Sikap yang ditunjukkan ayahnya jauh berbeda dengan ibu kandungnya, Pinkan Mambo yang menurut dia justru bersikap tak acuh. Setelah kejadian itu, ia memilih tinggal dengan ayah kandungnya.
Sebagai informasi, beberapa waktu lalu putri Pinkan Mambo tersebut mengaku sempat menjadi korban pelecehan oleh ayah tiri, yakni suami Pinkan Mambo.
Saat ini, diketahui Michelle sedang merintis karier di dunia hiburan. Selama ini, Michelle tinggal di Amerika dan belum lama ini kembali ke Indonesia.
"Sebenarnya aku nggak mau cerita sih, karena agak berlebihan juga informasinya. Tapi intinya aja ada kejadian di dalam keluarga aku, yang di mana aku jadi korban," ujar Michelle Ashley.
"Aku jadi korban sama suaminya mami aku, suami yang kedua. Kejadiannya di tahun 2018 sampe tahun 2021 aku bisa dibilang mengalami pelecehan seks. Selama ini aku tutupin karena aku gak berani untuk speak up, dan mami sendiri kayak belum ada kepikiran buat diomongin di media," imbuhnya. [*]