Selebtek.suara.com -- Negara Republik Rakyat China telah berhasil melakukan operasi mata mikron jarak jauh 5G dengan bantuan robot bedah di Provinsi Hainan selatan, dilansir Xinhua, Kamis (3/8/2023).
Operasi berlangsung pada 23 Juni 2023 dan dipastikan aman dan stabil setelah satu bulan observasi pasca operasi, kata Lin Haotian, seorang profesor di Zhongshan Ophthalmic Center di Universitas Sun Yat-sen.
Operasi mata membutuhkan tingkat presisi dan stabilitas yang tinggi dari dokter spesialis mata. Namun, masih sulit untuk melakukan operasi tingkat mikron karena getaran fisiologis dan tangan manusia yang gemetar.
Robot bedah dapat mensimulasikan dan menggantikan operasi manual, menghilangkan getaran dan getaran manual, dan mencapai operasi bedah dengan presisi tinggi meskipun ada batasan ruang dan waktu berkat teknologi komunikasi jarak jauh 5G.
Dengan bantuan komunikasi 5G dan teknologi pencitraan mikro-stereoscopic ultra-high-definition (UHD), dokter mata dapat memperoleh gambar bedah mikro jarak jauh UHD dengan penundaan rendah secara real time, sehingga membuat operasi lebih akurat, kata Lin.
Robot bedah mata mikron dikembangkan bersama oleh institusi termasuk Zhongshan Ophthalmic Center dan School of Computer Science and Engineering of Sun Yat-sen University.
Keberhasilan operasi mata mikron jarak jauh 5G ini menunjukkan bahwa layanan medis jarak jauh dapat diharapkan untuk mempromosikan pengembangan oftalmologi yang seimbang dan memadai di seluruh China dan mengatasi distribusi sumber daya medis berkualitas tinggi yang tidak merata.
Para peneliti berjanji untuk memperkenalkan metode bedah ini di lebih banyak aplikasi di seluruh negeri.*