Selebtek.suara.com - Shinta Bachir telah membuat publik terkejut dengan tiba-tiba melayangkan gugatan cerai terhadap suaminya, Indra Kristianto, hanya 4 bulan setelah pernikahan mereka.
Pengakuan mengejutkan datang dari Shinta Bachir yang mengaku menyesal telah menikah dengan Indra Kristianto.
Sebelumnya, banyak orang telah memperingatinya namun ia tidak mendengarkan.
"Aku nyesal seumur hidup. Bodohnya aku nggak dengarin keluarga aku dan teman-teman," ungkap Shinta Bachir kepada Insertlive dikutip Selebtek.suara.com, Sabtu (5/8/2023).
Perempuan kelahiran 7 Februari 1986 ini merasa salah karena ternyata membawa seseorang yang memiliki pandangan yang tidak sejalan dengan dirinya.
"Aalah ternyata bawa orang yang nggak sepimikiran sama aku," sambungnya.
Sejak menikah dengan Indra Kristianto, psikisnya mengalami masalah.
Kebahagiaan yang dirasakannya bersama anak-anaknya sebelum menikah dengan Indra Kristianto hilang begitu saja.
"Psikis aku dan aku sakit dan keluarga juga tau. Dan ada hal-hal yang aku jadi 'kok kayak gini?'. Demi Allah hilang rasa sampai jijik, ngapain gua nikah sama ini orang," ujarnya.
Baca Juga: Dianggap Log Out, Terungkap Agama Putri Anne yang Sebenarnya Usai Putuskan Lepas Hijab
Shinta Bachir juga mengungkapkan bahwa sebelumnya ia ingin membatalkan pernikahannya dengan Indra Kristianto. Namun, ia tidak ingin mengecewakan harapan ayahnya.
Dengan rasa sesal dan penuh penyesalan, Shinta Bachir akhirnya memutuskan untuk menggugat cerai Indra Kristianto. Ia meminta maaf kepada ayahnya karena harus mengambil langkah ini.
"Aku flashback di pelaminan, aku ingat bapakku kan berharap aku punya pasangan. Melihat bapak udah tua datang ke Jakarta ingin menyaksikan anak perempuannya nikah masa aku mau gagal (nikah) sih," jelasnya.
"Maaf ya, kalau aku gugat cerai dia," pungkasnya.
Meskipun keputusan ini sulit, Shinta Bachir mengambil langkah untuk menjalani hidup dengan kebahagiaan yang sejati dan mencari kebahagiaan yang lebih baik di masa depan.
Semoga keputusannya membawa kesuksesan dan kedamaian di masa mendatang.(*)