Selebtek.suara.com – Kisruh antara Indomie dan Mie Gaga sedang menjadi perbincangan hangat di dunia maya. Beredar kabar jika Salim Group, perusahaan yang menaungi Indomie melakukan kelicikan hingga.
Kebanyakan orang mengetahui jika pemilik Indomie adalah perusahaan Salim Group. Namun mereka tidak tahu jika yang mencetuskan Indomie adalah seorang pengusaha bernama Djajadi Djaja.
Awalnya, Djajadi Djaja memang sepakat mendirikan PT. Indofood Interna Corporation bersama Salim Group pada tahun 1984. Namun, pada tahun 1993, Djajadi Djaja mengalami masalah keuangan.
Salim Group lalu memutuskan kerja sama dengan Djajadi Djaja dan beralih ke anak perusahaannya sendiri yaitu PT. Indomarco Adi Prima. Selain memutuskan kerja sama, saham Indofood juga diakuisisi penuh oleh Salim Group.
Djajadi Djaja terpaksa keluar dari bisnis Indomie.
Tak putus asa, Djajadi Djaja mulai mengembangkan bisnis baru dengan mendirikan perusahaan PT. Jakarana Tama. Dengan perusahaan barunya, Djajadi Djaja melahirkan produk mie baru yang saat ini dikenal dengan Mie Gaga.
Berbagai varian Mie Gaga telah lahir dari tangan Djajadi Djaja.
Meskipun telah berhasil melahirkan produk baru, Djajadi Djaja ternyata sempat ingin merebut kembali Indomie. Pada tahun 1998, ia menggugat Indomie ke pengadilan karena dipaksa menjual saham dan merek dengan harga murah.
Ia juga menuntut Salim Group karena telah melakukan manipulasi atas kepemilikan saham.
Baca Juga: Saham Sektor Ini Bikin Cuan, OJK Buktikan Datanya
Sayangnya, tuntutannya ini ditolak meskipun telah melakukan banding ke Mahkamah Agung.
“Kawan tidak selamanya kawan,” ucap narasi yang mengatasnamakan Djajadi Djaja.
Semenjak pemberitaan ini viral, masyarakat beralih untuk membeli Mie Gaga. Karena itu, Indomie dikabarkan mengalami kerugian hingga 5 Triliun.(*)