Selebtek.suara.com – Soekarno memaksa rakyat Indonesia jadi pekerja romusha dan dirinya menjadi mandor.
Melalui buku ‘Soekarno Penyambung Lidah Rakyat’ karya dari Cindy Adams, diketahui saat itu Soekarno mengajak rakyat Indonesia untuk menjadi romusha.
"Sesungguhnya Aku itu Soekarno yang mengirim mereka untuk kerja paksa ya akulah orangnya, aku menyuruh mereka untuk berlayar menuju kematian, ya akulah ini orangnya" ucap Soekarno dilansir dari YouTube Matahatipemuda pada Rabu (27/09/2023).
"Aku sampai membuat pernyataan untuk mulai menyokong pengerahan romusha, Bahkan itu aku sempat difoto juga dengan gambar aku dekat Bogor dengan pakai topi di kepala dan cangkul ditangan untuk menunjukkan betapa mudahnya dan enaknya menjadi seorang romusha," sambungnya.
Memperkerjakan rakyat Indonesia sebagai romusha, Soekarno melihat bagaimana para korban menjadi kerangka hidup berbalut kulit dan sangat mengerikan.
"Aku telah membuat perjalanan ke Banten untuk menyaksikan sendiri bagaimana tulang-tulang kerangka hidup yang menimbulkan belas membudak di garis belakang itu dan emang sangat jauh di dalam tambang batubara dan emas. Dan ini sangat mengerikan sekali ini dan membikin hati di dalam seperti diremuk begitu dan aku sadar memang inilah jalan satu-satunya," ujar Soekarno.
Soekarno mengetahui Jepang akan dikalahkan oleh Amerika ketika Perang Dunia II dan hal ini terjadi Indonesia memang merdeka pada 17 Agustus 1945 ketika tentara Jepang mundur dari sekutu.
Setelah bom atom Hiroshima dan Nagasaki pada 6 dan 9 Agustus 1945, Jepang dinyatakan menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada 14 Agustus 1945.(*)
Baca Juga: Kantongi Restu Pak Muh, Fuji Sebut Hubungannya dengan Fadil Jaidi Sebatas Adik-Kakak