SUARA SEMARANG - Berikut ini rekap manga Ao Ashi yang menceritakan pertandingan Esperion B melawan Musashino.
Bagi Tachibana dan Ashito, laga Esperion B vs Musashino menjadi penting karena ingin membuktikan omong besar Kaneda.
Tim Musashino yang belum sekali pun kalah akan melawan Esperion B yang masih dalam konflik antara beberapa pemainnya, terutama Togashi dan Takeshima.
Selain itu, Tachibana yang kini harus membela Esperion B dan membuktikan bahwa dia adalah striker sejati dengan cara mencetak gol ke gawang mantan klubnya.
Musashino langsung bermain menekan di awal babak pertama namun berhasil dipatahkan dengan operan panjang Esperion B yang memang menjadi taktik untuk mengalahkan tim dengan pressing tinggi.
10 menit berjalan Esperion B mampu mengatasi pressing tinggi Musashino namun akhirnya takluk dengan serangan balik cepat.
Musahino terus menekan dan akhirnya Kaneda yang menuju sisi kanan pertahanan Esperion B melepaskan tendangan ke gawang dari sudut sempit.
Bola yang dihalau oleh kiper Esperion B rupanya menuju ke kapten Musahino dan berhasil diselesaikan dengan baik sehingga skor menjadi 1-0 untuk Musashino.
Tim Esperion B tak tinggal diam. Tachibana yang merupakan seorang striker ingin menunjukkan bahwa dia berkontribusi pada tim.
Baca Juga: Video Viral Make Up Mirip Putri Candrawathi Tembus 300 Ribu, Netizen: Dikira Bu Putri Ke Mako Brimob
Ashito yang melihat pergerakan Tachibana memberikan operan panjang kepadanya.
Tachibana kemudian mengoper kepada Otomo yang berada di sisi kiri lapangan namun umpannya terlampau deras.
Saat bola hampir keluar lapangan, Ashito tiba-tiba muncul menyelamatkan bola dan sempat memberikan umpan silang ke kotak penalti Musashino.
Dengan gol indahnya Tachibana mampu menyamakan kedudukan berkat operan Ashito di menit 37.
Beberapa menit kemudian Ashito hampir bisa membalikkan kedudukan jika saja dia tidak terjebak offside.
Melihat permainan Esperion B, pelatih Musashino bernama Satake mengakui kehebatan Ashito yang mampu mengkoordinir gerakan teman-temannya.
Satake bingung kenapa Esperion bisa menemukan pemain dengan bakat terpendam seperti yang dimiliki Ashito.
Waspada dengan permainan operan panjang, pelatih Satake meminta para pemainnya untuk lebih menaikkan garis pertahanan.
Hal itu terbukti berhasil karena beberapa kali operan panjang yang dilepaskan para pemain Esperion B kandas karena terjebak offiside.
Musashino bahkan mampu mengambil keuntungan dengan melakukan serangan balik lewat gerakan Kaneda.
Dua bek Esperion B, yakni Takeshima dan Togashi tidak bisa menghentikan Kandeda hingga bisa melepaskan tendangan di sela kaki kiper Esperion B dan membuat skor 2-1 untuk keunggulan Musashino.
Di akhir babak pertama, Musashino hampir menjauhkan margin skor jika saja Kuroda tidak menyelamatkan bola yang sudah di mulut gawang hingga mengorbankan dirinya menabrak tiang gawang.
Di ruang ganti saat jeda, perdebatan terjadi di ruang ganti Esperion B. Ashito meminta Togashi dan Takeshima untuk berkomunikasi dalam bertahan agar bisa mengentikan Kaneda.
Fukuda pun sadar bahwa Ashito masih sangat bernafsu mencetak gol dan mengingatkannya untuk tidak mengobrak-abrik formasi rekannya sendiri.
Di babak kedua, Togashi dan Takeshima mulai berkomunikasi untuk menjaga garis pertahanan dan berhasil menghentikan serangan Musashino.
Bahkan beberapa kali Togashi mampu menghentikan Kaneda dalam situasi satu lawan satu.
Setelah itu kedua bek sayap, yakni Ashito dan Asari mendapatkan perintah dari pelatih Nozomi untuk melakukan lari diagonal untuk mengacaukan pertahanan Musahino.
Awalnya Otomo juga bingung dengan gerakan 2 rekannya tersebut. Namun Ashito kemudian memberikan tanda agar Otomo mengumpan ke Asari yang sedang menuju ruang kosong.
Otomo melihat Asari berlari dan mengoper kepadanya. Karena Asari langsung dijaga ketat, bola dikembalikan ke Otomo dan akhirnya tendangan Otomo menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit 55.
Beberapa menit berselang, Ashito kembali mendapatkan bola dan berlari diagonal membawa bola.
Pergerakan Ashito mampu menarik beberapa bek Musashino mengikutinya dan membuat tiga pemain Esperion B bebas di kotak penalti.
Kiper Musashino sadar dan memberi perintah agar defender menjaga pemain Esperion B yang bebas di kotak penalti namun sudah terlambat.
Ashito memberikan umpan silang yang mampu disambut oleh Otomo. Tembakan Otomo yang diganggu pemain Musashino membuat bola liar, namun mampu disambar oleh Ashito dan membalikkan kedudukan menjadi 3-2 di menit 68.
Permainan Ashito membuat Kaneda sadar bahwa tidak hanya dirinya yang berkembang, namun semua pemain lainnya juga bekerja keras untuk bisa berkambang.
Jelang akhir laga, Tachibana mencetak brace dan mengunci kemenangan Esperion B menjadi 4-2 atas Musashino.