SUARA SEMARANG - Eks kapten PSIS Semarang, Wallace Costa jadi rebutan dua klub Persik kediri dan Persita Tangerang, dia bisa saja menjadi jimat lolos degradasi.
Dua klub tersebut disebut membutuhkan jasa Wallace Costa yang sebelumnya jadi andalan PSIS Semarang dilini belakang.
Khusus Persik Kediri, pengalaman Wallace Costa Semasa di PSIS Semarang akan menjadi keuntungan untuk membawa mereka lepas dari jurang degradasi.
Baik Persik Kediri dan Persita Tangerang tidak dalam performa bagus di musim ini. Hingga paruh pertama berakhir, Persik hanya sekali menang dari 17 laga. Sisanya 7 imbang dan 9 kali kalah,
Hasilnya hanya menuai 10 poin dan berada di posisi paling buncit. Celakanya lagi, Persik kebobolan 26 gol di semua laga tersebut.
Persita pun demikian, belum mampu naik di papan atas dan sementara terjebak di papan tengah. Hanya mampu menuai 25 poin dari 17 laga.
Kebobolan 26 gol menjadi salah satu tanda jika mereka membutuhkan kehadiran Wallace Costa di lini belakang. Sejauh ini pertahanan yang digalang, tak berjalan baik.
Keduanya tertarik dengan Wallace Costa dan bisa saja proses akan cepat. Mengingat saat ini pemain asal Brazil ini tanpa klub usai kontraknya tak diperpanjang oleh PSIS Semarang di awal musim ini.
Kabar ketertarikan itu salah satunya diungkap oleh akun instagram @pasukan.ngapak. "Wallace Costa wangsitnya sedang ditawar Persik kediri dan Persita Tangerang son," tulisnya Senin (26/12/2022).
Baca Juga: Ganjaran Buruh Berjuang Upayakan Kesejahteraan Ribuan Buruh di Semarang Lewat Kartu Benefit Ganjaran
PSIS Semarang lebih memilih Alie Sesay. Meski kenyataanya, permainan Sesay juga belum nyetel di paruh pertama musim ini.
Meski tanpa klub, Wallace Costa terus menjaga performa dirinya. Hal itu diketahui dari unggahannya saat ia berlatih fisik. bahkan ia juga sempat bermain tarkam.
Soal adaptasi, Persik dan Persita boleh jadi tak perlu meragukan eks bek PSIS Semarang tersebut. Ia sudah beberapa musim bermain di Liga 1.
Wallace Costa juga pernah menyampaikan keinginannya ingin bertahan dan pensiun di PSIS Semarang. Namun hal itu tak kesampaian.
Di musim lalu ia bermain untuk PSIS Semarang dalma 28 laga. hebatnya, bisa mencetak 6 gol meskipun berposisi sebagai bek.
Sehingga sudah paham klub-klub di LIga Indonesia. Hanya saja yang menjadi pertanyaan apakah ia masih bisa bersaing dengan para pemain-pemain muda yang memiliki kecepatan.
Mengingat mantan pujaan suporter Laskar Mahesa Jenar tersebut kini berusia 36 tahun.
Bagaimana Persik dan Persita, jadi menjajal mantan Kapten PSIS Semarang yang produktif?