SUARA SEMARANG - Universtas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang berkomitmen menjadi kampus bebas dari peredaran dan penyalahgunan narkoba.
Menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng, sejumlah sosialisasi dan advokasi akan digencarkan kepada civitas akademi terutama para mahasiswa Unissula.
Dekan Fakultas Hukum Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang, Dr Bambang Tri Bawono SH, MH akan mencanangkan Unissula perang lawan narkoba.
"Hari ini kami kedatangan mitra dari BNNP Jawa Tengah. Mengingat, bahaya Narkotika ini menjadi bahaya Nasional yang harus kita lawan. Maka Fakultas Hukum bersama BNN menyatakan perang melawan Narkotika," kata Bambang, selasa 17 Januari 2023.
Menurutnya, akan ada berbagai kegiatan yang digarap bersama BNN mulai dari penyuluhan, pendampingan bagi mahasiswa yang menjadi korban narkoba.
"Bersama BNN, kami sudah komitmen untuk melakukan kerja sama pencegahan dan rehabilitasi bagi korban. Ada pula pencanangan Unissula Bersinar atau Bersih dari Narkoba," katanya.
Pencanangan Unissula sebagai kampus Bersinar akan dilakukan bersamaan dengan event perjalanan 60 tahun Fakultas Hukum Unissula.
"Saat ini kami Tengah menyiapkan event menuju perjalanan 60 tahun Fakultas Hukum Unissula. Ada beberapa kegiatan sosial salah satunya kita bumikan Unissula bersinar bersih dari Narkotika," katanya.
Lewat gerakan dan pencanangan Bersinar, lanjutnya, pangsa pasar pengedar narkoba yang merupakan mahasiswa akan ditutup.
"Kita akan tutup, dengan melakukan pergerakan bersama-sama dengan struktur mahasiswa mulai dari BEM, Senat, organisasi-organisasi mahasiswa kita bersatu padu untuk melawan Narkotika, termasuk sosialisasi dan gerakan penangkapan pengedar di kampus," katanya.
Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol. Drs. Heru Pranoto, M.Si, program pencegahan penyalahgunaan narkoba di kampus-kampus Jateng menjadi salah satu priortas.
Kerjasama awal yang akan dilakukan BNNP Jateng dengan Unissula Semarang yakni dengan mencanangkan kampus Unissula sebagai kampus Bersih dari Narkoba (Bersinar).
"Tujuannya, dengan pencanangan kampus bersinar ini kami berharap dapat melindungi mahasiswa agar tidak terpapar dari penyalahgunaan narkoba," katanya.
Menurutnya, dari data yang ada 14 persen pengguna narkoba merupakan siswa SMA dan mahasiswa.
Pencanangan Kampus Bersinar ini, merupakan salah satu upaya mencegah peredaran narkoba di kampus.
Berbagai langkah pencegahan seperti membangun ruang intervensi berbasis mahasiswa, hingga rehabilitasi bagi mahasiswa pengguna narkoba akan masif dilakukan.