semarang

Dishub Kota Semarang Segera Realisasi Transportasi Ramah Lingkungan di Kota Lama Mudah Diakses

Semarang Suara.Com
Rabu, 18 Januari 2023 | 08:31 WIB
Dishub Kota Semarang Segera Realisasi Transportasi Ramah Lingkungan di Kota Lama Mudah Diakses
Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, usai menemani Dubes Inggris di Kota Lama Semarang. (SUARA SEMARANG)

SUARA SEMARANG - Kawasan Kota Lama Semarang telah lama dijadikan studi untuk menciptakan sistem transportasi yang ramah lingkungan, dan Dishub Kota Semarang akan segera realisasikan transportasi yang ramah lingkungan disekitar Kota Lama Semarang setelah mendapat kunjungan Dubes Inggris dan Timor Leste.

Kelanjutan realisasi sistem transportasi yang ramah lingkungan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan pada Selasa 17 Januari 2023 di Kota Lama Semarang seusai menemani Duta Besar Inggris dan Timor Leste.

“Kita akan menciptakan sistem transportasi disini dimana masyarakat bisa berkunjung kesini tanpa menggunakan kendaraan pribadi sehingga kita menyediakan transportasi massal yang sekarang sudah ada BRT, dimana separonya memang sudah berbahan bakar gas,” ucap Danang saat menemani Dubes Inggris di Kota Lama Semarang.

Lanjutnya, kerjasama tersebut telah tertuang dalam memorandum of Understanding (MOU) dengan Pemerintah RI melalui Kementerian Perhubungan dengan Pemerintah Inggris.

Danang juga mengatakan sistem transportasi ini nantinya akan menghubungkan antara Stasiun Tawang dengan kawasan Kota Lama. 

Nantinya juga akan diciptakan area pejalan kaki yang lebih ramah dan aman bagi semua orang termasuk difabel. Tak hanya itu saja, ternyata rute pesepeda pun nantinya juga akan disediakan.

“Kami akan menghitung ulang karena kita ada survey asal tujuan jadi nanti akan ada halte-halte yang penempatannya efektif untuk para penumpang jadi setelah dari halte tersebut akan nyambung kemana nanti akan terkoneksi,” katanya.

Kawasan Kota Lama, lanjutnya, memang sudah banyak area yang disiapkan Pemkot Semarang untuk para pejalan kaki. 

Hal ini dilakukan semata untuk mengurangi mobilitas kendaraan penumpang di kawasan Kota Semarang. 

Baca Juga: Unissula Semarang Gandeng BNN Komitmen Jadi Kampus Bebas Narkoba

Bahkan ada ruas-ruas jalan yang memang dilarang bagi kendaraan untuk melintas.

“Ada ruas tertentu yang memang kita larang dan ada yang kita batasi untuk kendaraan yang masuk kota lama karena bangunan ini akan rentan rusak jika ada getaran-getaran yang ditimbulkan dari kendaraan yang melintas,” tambahnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI