Jembatan Kaca Tinjomoyo Menukik, Sempit dan Curam, Mbak Ita: Jangan Dioperasikan Dulu, Buat SOP Keselamatan dan Kelayakan

Semarang

Kamis, 16 Februari 2023 | 13:16 WIB
Jembatan Kaca Tinjomoyo Menukik, Sempit dan Curam, Mbak Ita: Jangan Dioperasikan Dulu, Buat SOP Keselamatan dan Kelayakan
Jembatan kaca Hutan Tinjomoyo Kota Semarang. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Wahana wisata adrenalin Jembatan Kaca Hutan Tinjomoyo urung dioperasikan dibuka untuk umum sebab belum ada kajian tentang standar operasional prosedur (SOP).

Kajian SOP meliputi tentang bagaiman keselamatan dan kekuatan kelayakan untuk menahan beban diatas Jembatan Kaca Hutan Tinjomoyo.

Sebab, eksisting jembatan kaca hutan Tinjomoyo dilihat dari akses tangga naik cukup menukik. Kemudian lebar jembatan sempit dan ketinggian yang curam.

Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita meminta dinas terkait segera merealisasikan kajian SOP dimaksud. Sebab keselamatan pengunjung adalah yang utama.

“Kan saya minta ada SOP itu kan karena medeni (menakutkan). SOP itu dibuat untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan," kata Mbak Ita.

Mbak Ita meminta dinas terkait untuk segera berkoordinasi dan bersinergi dalam menyusun SOP jembatan kaca hutan Tinjomoyo secepatnya.

Terutama untuk Dinas Pekerjaan Umum sebagai leading sektor dalam proyek pembangunan dan Dians Pariwisata sebagai pengelola nantinya.

Kurang sinkronnya sinergitas antar dinas inilah yang membuat pengoperasian Jembatan Kaca Hutan Tinjomoyo tertunda. Padahal sudah diresmikan beberapa waktu lalu.

"Jadi ini kekurangan dari temen-temen (Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Kebudayaan dan Partiwisata) tidak bisa saling berkolaborasi dari awal. Mestinya kan, o ya ini tak bangun jembatan kaca, o begitu. Jadi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata harus membuat SOP,” kata Mbak Ita.

baca juga

Mbak Ita menilai, dari sisi konstruksi bangunan, Jembatan Kaca Hutan Tinjomoyo cukup tinggi.

Selain itu, sempitnya lebar jalan jembatan juga wajib jadi pertimbangan untuk uji kekuatan beban daya tahan tampung.

“Karena itu jeru lho (jarak kebawah curam). Jadi melihat dari tingginya dan masih ada beberapa bagian yang belum dibenahi. Lha itu kalau jorog-jorogan (saling dorong) itu gimana,” katanya.

Oleh karenanya, Mbak Ita meminta aspek atau indikator SOP untuk bisa segera ditetapkan, mengatur siapa aja yang boleh naik dengan pertimbangan secara fisik dan psikologis.

Kemudian, akses jalur keluar dan masuk pengunjung ke dari jembatan kaca juga wajib diatur.

Termasuk pengaturan durasi waktu berapa lama pengunjung boleh berada di atas jembatan kaca tersebut. Kemudian lantong parkir juga perlu dipikirkan.

Mbak Ita juga mengingatkan perlunya aspek penanganan jika ada kejaadian semisal kecelakaan. Bagaimana penanganannya daan apakah di situ ada fasilitas kesehatan sekaligus dokternya dan lain sebagainya.

“Jadi ya SOP nya saya minta harus diperjelas secara detail,” katanya.

Sebenarnya soal kelayakan jembatan menurut kajian sudah termasuk layak. Hanya saja menurut Walikota perlu ada uji coba agar SOP yang akan dibuat itu berdasarkan kondisi objektif jembatan tersebut.

“Karena walaupun sekarang dianggap layak, kan juga perlu perawatan dan antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Mbak Ita. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Diabetes Anak di Kota Semarang Meningkat, Hati-hati Jika Lihat Anak Sering Main HP Tanpa Aktivitas Fisik

Kasus Diabetes Anak di Kota Semarang Meningkat, Hati-hati Jika Lihat Anak Sering Main HP Tanpa Aktivitas Fisik

Semarang | Kamis, 16 Februari 2023 | 07:44 WIB

Tekor Miliaran, Fix PSIS Semarang Tanpa Penonton Lawan Persis Solo di Stadion Jatidiri

Tekor Miliaran, Fix PSIS Semarang Tanpa Penonton Lawan Persis Solo di Stadion Jatidiri

Semarang | Kamis, 16 Februari 2023 | 11:14 WIB

PSIS Semarang Kenalkan Pelatih Baru Gilbert Agius, Ternyata Pernah Latih Taisei Marukawa

PSIS Semarang Kenalkan Pelatih Baru Gilbert Agius, Ternyata Pernah Latih Taisei Marukawa

Semarang | Kamis, 16 Februari 2023 | 10:24 WIB

Terkini

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:45 WIB

Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI

Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:43 WIB

×