SUARA SEMARANG - Ketum PSSI Erick Thohir menginginkan Timnas Indonesia bisa mengalahkan anak-anak asuh Keisuke Honda.
Timnas Indonesia dipastikan akan bertemu dengan anak asuh Keisuke Honda dan Erick Thohir ingin memastikan 3 poin.
Keisuke Honda adalah nama besar sepakbola yang kini jadi pelatih Timnas Kamboja dan kemenangan atas tuan rumah menjaga PSSI yang kini dipimpin oleh Ketum Erick Thohir.
Kemenangan tak hanya Erick Thohir inginkan dari Kamboja saja, namun juga negara-negara kuat lainnya mulai dari babak grup hingga final di ajang SEA Games.
PSSI telah merilis jika Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Kamboja, Myanmar, Filipina dan Timor Leste di babak grup.
Ketum Erick Thohir sudah mengatakan tak ada negara lemah di ASEAN dan jika nantinya lolos babak grup bisa menghadapi Vietnam, Malaysia atau bahkan Thailand.
Alasan Erick Thohir ingin menyapu bersih kemenangan adalah emas SEA Games yang kali terakhir diperoleh pada tahun 1991 di Manila.
Dengan target emas di SEA Games, menjadi cobaan tersendiri bagi Indra Sjafri yang menjadi peracik strategi Timnas U22.
Nama-nama pemain muda telah dipanggil untuk persiapan menuju Kamboja, seperti Marselino Ferdinan, Ronaldo Kwateh hingga striker Hokky Caraka.
Namun, pemanggilan itu juga tak mudah karena bisa saja terhalang oleh izin masing-masing klub yang dibela pemain.
Di sisi lain Erick Thohir mengingatkan saat ini Indonesia belum aman dari sanksi FIFA meski persiapan SEA Games berjalan sesuai jadwal.
Saat ini Erick Thohir masih melakukan lobi-lobi agar persepakbolaan Indonesia aman dari hukuman.
Jika FIFA menjatuhkan hukuman maka bisa saja sejumlah agenda yang telah dijadwalkan oleh PSSI untuk Timnas akan batal semuanya.
SEA Games Kamboja ini akan dimulai pada 5 Mei 2023 mendatang dan Ketum Erick Thohir berharap timnas bisa mengalahkan pasukan Keisuke Honda dan jadi juara.***