SUARA SEMARANG - Setidaknya Ketum PSSI Erick Thohir bertemu empat kali dengan Presiden FIFA Gianni Infantino dan ada sinyal tuan rumah Piala Dunia U17.
Sinyal itu diperlihatkan dalam pertemuan terakhir Erick Thohir dengan Gianni Infantino karena berstatus sebagai member FIFA.
Hampir bersamaan dengan keterangan Erick Thohir tersebut, Exco PSSI menyebutkan Indonesia siap menjadi tuan rumah Piala Dunia U17 tahun 2023 ini.
Sejumlah pertemuan Erick Thohir dan Gianni Infantino tersebut tidak dalam satu agenda karena status "Pak ET" berbeda-beda.
Hal itu wajar saja, karena Erick Thohir memiliki sejumlah jabatan penting di pemerintahan, federasi dan sebagai tokoh sepakbola dunia karena pernah menjadi Presiden Klub Inter Milan (Liga Italia).
Dengan posisinya itu maka Erick Thohir memiliki hubungan lebih dekat dengan Gianni Infantino yang memiliki orang tua dari Italia, meski lahir di Swiss.
Erick Thohir pun memberitahu sejumlah pertemuan yang dilakukan bersama Gianni Infantino yang saat ini menjabat sebagai Presiden FIFA periode kedua.
Dalam pertemuan awal, Erick Thohir bertemu dan duduk bareng sebagai sahabat dengan pria berkepala plontos tersebut.
Dalam periode selanjutnya, Erick Thohir kembali bertemu dengan Gianni Infantino namun ia berstatus sebagai menteri atau wakil pemerintah Indonesia.
Baca Juga: Profil Noa Leatomu, Calon Anggota Baru Timnas Sepakbola Putri Indonesia Saingi Shafira Ika
Dalam pertemuan itu membahas soal membenahi persoalan yang terjadi di Indonesia dengan bantuan FIFA.
Tak berhenti disitu, Erick Thohir bertemu lagi dengan Gianni Infantino dengan status Ketua PSSI dan selanjutnya sebagai member FIFA.
Dalam keterangannya itulah muncul anggapan bahwa ada lobi-lobi tingkat tinggi untuk mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah Piala Dunia U17.
Peluang itu begitu besar, karena secara infrastruktur Indonesia sudah siap. Tinggal mengalihkan stadion-stadion yang semula untuk Piala Dunia U20 menjadi U17.
Dalam unggahan media sosial Erick Thohir, Ketum PSSI tersebut juga membahas blueprint persepakbolaan nasional dalam beberapa tahun kedepan.
Erick Thohir meminta semua pelaku persepakbolaan nasional harus mengikutinya agar ada kemajuan yang signifikan.