SUARA SEMARANG - Putra pemilik bus PO Haryanto yang akrab disapa Haji Haryanto yakni Rian Mahendra mengaku tak ingin memberi gaji tinggi karyawan PO MTI (Mahendra Transport Indonesia).
Seperti diketahui Rian Mahendra bos MTI itu merupakan mantan petinggi PO Haryanto, armada bus asal Kabupaten Kudus yang dirintis Haji Haryanto.
Namun, fakta terbaru terkait pendirian PO MTI pada 2023 ini dbila Rian Mahendra tak mampu memberi gaji tinggi kepada karyawan.
Lantas apa alasan Rian Mahendra sosok yang ternama bagi kalangan busmania tak mau menggaji tinggi karyawan PO MTI?
Alasan Rian Mahendra mantan petinggi PO Haryanto yang kini membesut PO MTI tak mau menggaji tinggi karyawannya terungkap dalam bincang-bincang saat live story Instagram, melalui akun pribadinya, Senin 19 Juni 2023.
Rian Mahendra melakukan siaran langsung dan berbincang dengan para khalayak dalam kesempatan itu.
Banyak yang dibahas Rian Mahendra, baik mulai perusahaan yang sedang dirintisnya hingga curahan hati para khalayak.
![Rian Mahendra dan Haji Haryanto. [instagram @rianmahendra83]](https://media.suara.com/suara-partners/semarang/thumbs/1200x675/2023/01/07/1-rian-mahendra.jpg)
Dalam satu momen, Rian Mahendra mengungkapkan besaran gaji yang bisa diberikan kepada karyawannya.
Adapun karyawan yang dimaksud bila dari bagian mekanik, hingga pengemudi bus MTI.
Baca Juga: Erick Thohir Kalah Sakti, FIFA sampai Cawe-cawe Sentil Messi Gegara sang Caleg Aldi Taher
"Kalau mau gaji tinggi, ikut yang (PO Bus) lain aja," kata Rian Mahendra.
Rian Mahendra menjelaskan alasan tersendiri dirinya tak mau memberi gaji tinggi.
Bukan bermaksud tak menghargai kinerja karyawannya, namun ada alasan lain.
"Bukannya gak apresiasi karyawan, tapi MTI lagi merintis. Saya belum mampu kalau (beri) gaji tinggi," kata dia.
Rian Mahendra pun menjelaskan, tak berani merekrut calon karyawan yang ingin gaji tinggi.
"Saya gak berani ajak, yang mau susah-senang bareng dulu aja. Saya lagi merintis (usaha)," kata dia.***