SUARA SEMARANG - Pesepak bola Indonesia, Pratama Arhan dikenal sebagai pemain yang memiliki kemampuan untuk melakukan lemparan jauh.
Pratama Arhan bercerita bahwa dia menyadari memiliki kemampuan tersebut sejak masih kecil, bahkan sebelum bermain di tim senior PSIS Semarang.
Pemain Tokyo Verdy ini mengaku saat SSB dirinya tidak sengaja melakukan lemparan ke dalam dengan jarak yang jauh.
“Saya enggak tahu mengapa lemparan ke dalam saya bisa sampai jauh,” ujar Pratama Arhan saat menjalani sesi bincang-bincang di kanal YouTube Kuy Entertainment.
Dia kali pertama melakukan lemparan jarak jauh saat menjalani turnamen di Jawa Tengah.
Dia sadar bahwa lemparan jarak jauh bisa menjadi sebuah senjata dan akhirnya dia melatihnya setelah kejadian ketidaksengajaan tersebut.
“Waktu itu pertama kali saya nyoba di turnamen waktu akademi di Purwokerto atau di mana gitu. Waktu itu langsung gol, ya saya coba terus,” katanya.
Di level profesional, Pratama Arhan kerap kali menggunakan lemparan jauh ketika berseragam PSIS Semarang.
Di klub berjuluk Mahesa Jenar juga terdapat beberapa bek yang menguasai lemparan jarak jauh.
Sebut saja Alfeandra Dewangga yang berhasil memberikan assist dengan lemparan jarak jauhnya saat SEA Games lalu.
Kemudian ada Frendi Saputra yang dulunya merupakan bek PSIS Semarang dan kini bermain untuk Dewa United.
Lemparan jauh Pratama Arhan terus dia kembangkan dan latih saat dia bermain bersama Tokyo Verdy.
Saat melawan Thespakusatsu Gunma pada gelaran Piala Kaisar 2023, lemparan jauh pemain asal Blora ini sukses membuat pemain lawan melakukan gol bunuh diri.
Yang terbaru, aksi lemparan jauh Pratama Arhan berhasil merepotkan barisan pertahanan Timnas Argentina saat FIFA Matchday 19 Juni 2023 lalu.
Sayangnya, sundulan Elkan Bagott mampu ditepis kiper terbaik dunia, Emiliano Martinez dan pertandingan pun berakhir 0-2 untuk kekalahan Indonesia.