Gilbert Agius Dikritik, Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi Pasang Badan dan Target 5 Besar

Semarang | Suara.com

Senin, 03 Juli 2023 | 13:11 WIB
Gilbert Agius Dikritik, Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi Pasang Badan dan Target 5 Besar
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius tuai kritikan. (instagram @psisfcofficial)

SUARA SEMARANG - Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi pasang badan atas kritikan yang ditujukan pada pelatih Gilbert Agius.

Tak hanya soal Gilbert Agius, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi juga mengungkapkan target yang harus segera dicapai selain prestasi di kompetisi.

Yoyok Sukawi berharap PSIS Semarang sudah memiliki pelatih yang tepat dengan hadirnya Gilbert Agius saat ini.

Kritikan itu bermula saat Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengunggah soal kesiapan klub menjalani musim baru.

Di laga perdana, PSIS Semarang yang dibesut Gilbert Agius akan bermain di kandang dan 3 poin kemenangan wajib untuk didapatkan.

Kemenangan yang didapatkan oleh pemain PSIS Semarang tersebut secara otomatis akan mengatrol mental anak asuh Gilbert Agius.

Meskipun kritikan tetap saja ditujukan pad pelatih PSIS Semarang tersebut karena minim strategi serta bermain monoton.

Padahal jika dilihat dari skuad PSIS Semarang saat ini maka sudah bagus dan dinilai bisa bersaing dengan klub-klub lain di papan atas.

"Bos beli pemain bagus ISO, mso beli pelatih bagus ora ISO, PSIS ga ada pola permainan nya,cara bermain monoton terus," tulis akun @aa__k47 di instagram Bos PSIS semarang Yoyok Sukawi.

Yoyok Sukawi rupanya langsung membalas kritikan tersebut di kolom komentar. "Semoga sesuai harapan yo," jawabnya.

Kritikan pada permainan PSIS Semarang dibawah Gilbert Agius tersebut bisa jadi jika didasarkan pada laga uji coba.

Bukan soal hasil, namun permainan PSIS Semarang dinilai kurang kreatif dalam membangun serangan.

Di sisi lain, Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi menargetkan klub dengan warna khas biru tersebut bisa masuk ke 5 besar dalam hal jumlah follower instagram.

Dalma unggahan Yoyok Sukawi, saat ini PSIS Semarang ada di posisi ke-7 klub di Indonesia dengan jumlah follower terbanyak.

Jumlah follower instagram PSIS Semarang sebanyak 840 ribu dan sebenarnya masih kalah jauh dibandingkan klub-klub besar seperti Persib bandung 6,6 juta, Persija 3,7 juta dan Persebaya 2,4 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bisnis Jitu Yoyok Sukawi, Jual Vitinho Sekarang PSIS Semarang Untung Bersih Rp 2,17 Miliar

Bisnis Jitu Yoyok Sukawi, Jual Vitinho Sekarang PSIS Semarang Untung Bersih Rp 2,17 Miliar

| Sabtu, 01 Juli 2023 | 09:48 WIB

Yoyok Sukawi: Tidak Ada Kenaikan Harga Tiket PSIS Semarang Laga Kandang

Yoyok Sukawi: Tidak Ada Kenaikan Harga Tiket PSIS Semarang Laga Kandang

| Jum'at, 30 Juni 2023 | 09:23 WIB

Eks Kiper PSIS Semarang Jandia Eka Resmi Kenakan Jersey Merah, Siap Saingi Mahesa Jenar Musim Depan

Eks Kiper PSIS Semarang Jandia Eka Resmi Kenakan Jersey Merah, Siap Saingi Mahesa Jenar Musim Depan

| Jum'at, 30 Juni 2023 | 13:35 WIB

Perkenalkan Duo Jepang, Erick Thohir Resmi Dapat CV Calon Pelatih Dari Negeri Sakura

Perkenalkan Duo Jepang, Erick Thohir Resmi Dapat CV Calon Pelatih Dari Negeri Sakura

| Jum'at, 30 Juni 2023 | 00:15 WIB

Terkini

Bahan Baku Aman Jadi Fokus Baru Industri Kosmetik, Produsen Mulai Tinggalkan Formula Berisiko

Bahan Baku Aman Jadi Fokus Baru Industri Kosmetik, Produsen Mulai Tinggalkan Formula Berisiko

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:13 WIB

Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara

Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:13 WIB

Koperasi Desa Merah Putih, Apakah dapat Mengancam Ekonomi UMKM?

Koperasi Desa Merah Putih, Apakah dapat Mengancam Ekonomi UMKM?

Your Say | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:10 WIB

5 Bedak Wardah untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Samarkan Noda dan Tanda Penuaan

5 Bedak Wardah untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Samarkan Noda dan Tanda Penuaan

Kaltim | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:08 WIB

Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto

Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:07 WIB

Mencuci Beras Sebaiknya Berapa Kali sebelum Dimasak? Jangan sampai Nutrisinya Terbuang

Mencuci Beras Sebaiknya Berapa Kali sebelum Dimasak? Jangan sampai Nutrisinya Terbuang

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:05 WIB

IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound

IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:03 WIB

Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik

Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:02 WIB

Menjemput Damai di Kafe Dona Dona: Lika-liku Lintas Waktu Penuh Haru

Menjemput Damai di Kafe Dona Dona: Lika-liku Lintas Waktu Penuh Haru

Your Say | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

Bimtek Jateng Media Summit 2026: Pemerintah Harus Fokus pada Big Data dan Informasi Berdampak

Bimtek Jateng Media Summit 2026: Pemerintah Harus Fokus pada Big Data dan Informasi Berdampak

Jawa Tengah | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:57 WIB