SUARA SEMARANG - CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi melakukan bisnis jitu saat mendatangkan pemain sayap Vitinho tahun awal tahun ini.
Kejelian Yoyok Sukawi itu terlihat dari grafik harga pemain sayap PSIS Semarang itu yang kini hampir mencapai di level terbaiknya.
Maka, andaikata Vitinho dijual PSIS Semarang saat ini maka cara bisnis Yoyok Sukawi itu akan memberikan keuntungan bagi klub miliaran rupiah.
Vitinho didatangkan Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi dengan status free transfer alias gratis.
Alasannya, sebelum bergabung dengan PSIS Semarang, Vitinho tak memiliki klub alias menganggur kurang lebih 5 bulan dan berlabuh di Vitoria Setubal.
Di klub terakhirnya, Vitinho kurang tampil memikat sehingga berlabuh di PSIS Semarang dan langsung menjadi andalan.
Kejelian Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi tersebut terlihat saat mengamati Vitinho ketika bermain di Vitoria Setubal.
Meski dari segi permainan kurang berpengaruh untuk tim, namun CEO PSIS Semarang tersebut terlihat yakin dengan skil yang dimiliki oleh Vitinho.
Gaya individu Vitinho juga dinilai akan membantu PSIS Semarang dalam membongkar pertahanan lawan.
Dan benar saja, kejelian Bos PSIS Semarang tersebut terbukti tepat karena Vitinho langsung bisa menyesuaikan dengan strategi yang diterapkan di klub barunya.
Pada musim lalu, Vitinho bermain sebanyak 10 kali untuk PSIS Semarang dengan torehan satu gol dan tiga assist.
Hal itu langsung mendongkrak harga Vitinho di PSIS Semarang, jika semula free transfer maka kini mencapai Rp 2,17 miliar.
Harga ini terbilang masih rendah untuk ukuran pemain asigh yang bermain di Indonesia, namun yang mesti digarisbawahi adalah Vitinho datang di pertengahan musim dan hal itu jelas tak mudah.
Dengan harga itu, PSIS Semarang bisa saja mendapatkan banyak cuan jika mau menjual Vitinho di bursa transfer kali ini.
Bermodal gratisan, Bos PSIS Semarang bisa menambah pundi-pundi klub dengan nilai miliaran dari penjualan Vitinho.