Omset Persija dan PSIS Paling Tinggi di Liga 1, Sekali Pertandingan Tiket Kandang Rp 5 Miliar, Semusim Rp 100 Miliar: Kalahkan Persib, Bali United

Semarang

Jum'at, 07 Juli 2023 | 16:50 WIB
Omset Persija dan PSIS Paling Tinggi di Liga 1, Sekali Pertandingan Tiket Kandang Rp 5 Miliar, Semusim Rp 100 Miliar: Kalahkan Persib, Bali United
Omset Persija dan PSIS Paling Tinggi di Liga 1, Sekali Pertandingan Tiket Kandang Rp 5 Miliar. (instagram @psisfcofficial)

SUARA SEMARANG - Harga tiket nonton pertandingan di stadion ikut mempengaruhi omset penghasilan saat laga di kandang. Salah satunya terhadap klub Persija Jakarta dan PSIS Semarang.

Persija dan PSIS ternyata memiliki omset yang tinggi untuk penghasilan tiket laga kandang dibandingkan Persib, Persebaya dan Bali United.

Bahkan peringkat PSIS merupakan klub paling banyak menghasilkan omset pertandingan kandang dari penjualan tiket nonton di stadion nomor dua di Liga 1.

Di sisi lain, para penonton atau suporter banyak yang protes akan harga tiket nonton pertandingan di stadion, seperti suporter Persib dan Bali United.

Berdasarkan simulasi jumlah penghasilan omset tiket pertandingan di kandang dalam satu laga serta selama semusim Liga 1. 

Maka didapatkan Persija dan PSIS adalah dua klub dengan penghasilan omset tiket pertandingan paling tinggi.

Simulasi pemasukan klub Liga 1 didasarkan dari harga tiket termurah jika kondisi stadion terisi penuh selama satu musim.

Harga tiket ini juga dihitung dengan sama rata atau pukul rata dengan yang termurah tanpa adanya perhitungan dari kategori VIP atau VVIP.

Untuk harga tiket Persija Lounge Rp1.000.000, VIP Barat Zona 1 & 12 Rp300.000, Kategori I Zona 2 & 11 Rp175.000. Tiket Bundling Voucher Tenant Persija Fair VIP Barat Zona 12 Rp300.000 + Voucher Rp50.000.

baca juga

Hasilnya, Persija Jakarta yang memiliki harga tiket rata-rata termurah Rp 75 ribu justru memiliki pendapatan terbesar.

Sedangkan PSIS Semarang VIP Rp 300.000, Barat Rp 200.000, Timur Rp 120.000, dan Timur Panser Biru Rp 120.000.

Sementara Persib dan Bali United yang dinilai kenaikan harga tiket hanya sekadar mencari untung, justru hanya berada di peringkat ke-4 dan ke-6.

Klub juga menyatakan alasan harga tiket dinaikan menjadi wajar dengan diberengi fasilitas yang ditawarkan. Seperti misalnya, rasa nyaman dan aman lewat single seat yang membuat penonton tidak lagi berdesakan menyaksikan tim kesayangan berlaga.

Tentu saja bagi klub kehadiran penonton langsung ke stadion bisa sangat membantu perekonomian untuk upgrade stadion atau bahkan belanja pemain berkualitas.

Berikut 6 besar klub dengan pendapatan atau penghasilan tiket kandang paling tinggi di Liga 1, melansir akun Instagram @pengamatsepakbola.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duel Sengit Arema FC Vs Persib Bandung: Bagaimana Nasib Klub Usai Kekalahan Memalukan? Nonton Live Streaming di Sini

Duel Sengit Arema FC Vs Persib Bandung: Bagaimana Nasib Klub Usai Kekalahan Memalukan? Nonton Live Streaming di Sini

Malang | Jum'at, 07 Juli 2023 | 16:35 WIB

Pemain Persija Ungkap Beda Gaya Melatih Thomas Doll dan Shin Tae-yong, Tapi Sama-sama Keras

Pemain Persija Ungkap Beda Gaya Melatih Thomas Doll dan Shin Tae-yong, Tapi Sama-sama Keras

Bola | Jum'at, 07 Juli 2023 | 16:30 WIB

Kontroversi Jersey Baru Arema FC: 'Kesalahan Fatal' Penulisan Angka Korban Tragedi Kanjuruhan

Kontroversi Jersey Baru Arema FC: 'Kesalahan Fatal' Penulisan Angka Korban Tragedi Kanjuruhan

Malang | Jum'at, 07 Juli 2023 | 16:28 WIB

Terkini

Gempa Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak

Gempa Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:44 WIB

Sempat Gelap Gulita Pasca Gempa, 98,3% Jaringan Listrik di NTT

Sempat Gelap Gulita Pasca Gempa, 98,3% Jaringan Listrik di NTT

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Ulasan The Husband: Saat Retaknya Pernikahan Berujung Kriminal

Ulasan The Husband: Saat Retaknya Pernikahan Berujung Kriminal

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Timur, BKSDA Ungkap Dugaan Penyebabnya

Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Timur, BKSDA Ungkap Dugaan Penyebabnya

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:39 WIB

Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan

Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan

Banten | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Kesadaran Jaminan Hari Tua: Jangan Jadikan Anak sebagai Dana Pensiun

Kesadaran Jaminan Hari Tua: Jangan Jadikan Anak sebagai Dana Pensiun

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Jakarta Akan Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Jakarta Akan Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Link Live Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026, Cek Jadwal dan Lokasinya

Link Live Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026, Cek Jadwal dan Lokasinya

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Purbaya Mau Tambah Layar Digital IFP ke Tiap Kelas di Sekolah, Janji Siapkan Anggaran

Purbaya Mau Tambah Layar Digital IFP ke Tiap Kelas di Sekolah, Janji Siapkan Anggaran

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun

Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:08 WIB

×