SUARA SEMARANG - Koleksi medali bagi cabor Wushu Kota Semarang di Porprov Jateng 2023 sangat membanggakan. Total diraih 19 medali hingga empat hari penyelenggaraan.
Medali Wushu Kota Semarang didapatkan pada nomor Sanda (tanding) dan Toulu (seni) pada Porprov Jateng. Terdiri dari 5 emas, 7 perak, dan 7 perunggu atau secara keseluruhan 19 medali.
Pada hari keempat pertandingan Wushu, Kota Semarang mampu pada nomor Sanda, berhasil membawa pulang medali 1 emas 1 perak dan 2 perunggu.
Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Wushu Semarang, Heru Setiabudi mengatakan lawan-lawan yang cukup berat berasal dari Kabupaten Semarang dan Grobogan. Dari Kabupaten Semarang terdapat satu atlet di nomor Sanda yang pernah menjadi juata dunia wushu.
"Lawan terberat Sanda dari Kabupaten Semarang, lalu untuk toulu (Seni) kekuatan cukup merata baik dari grobogan atau kabupaten Semarang karena beberapa hadir atlet-atlet nasional dan juara dunia Sanda," ujar Heru saat diwawancara pada Rabu 9 Agustus 2023.
Meski demikian, Heru mengaku tetap percaya diri dengan mempercayakan target medali kepada atlet-atlet muda. Pasalnya, Heru mengupayakan regenerasi bagi wushu Kota Semarang.
"Tapi kebanggaan dari kami adalah mayoritas kami menurunkan atlet-atlet muda jadi kami bisa mempersiapkan lebih baik di event-event selanjutnya," katanya.
"Bahkan rata-rata mereka baru merasakan Porprov dan langsung diterjunkan di kelas senior tapi mampu meraih medali," kata Heru.
Dari semua nomor yang dipertandingkan, nomor Toulu jadi ajang persaingan yang cukup ketat karena kekuatannya merata. Apalagi dengan membawa atlet-atlet junior yang harus beradaptasi dengan perbedaan jurus.
"Yang pasti persaingan di nomor Toulu itu ketat sekali dan untuk jurus senior dan junior itu berbeda. Jadi junior-junior ini harus betul-betul berlatih menguasai jurus senior sesingkat mungkin. Sebelumnya mereka berlaga di kelas junior A," ungkapnya.
Sekalipun junior, atlet-atlet yang dibawa Heru sudah menjajal kekuatan pada Pekan Olahraga Pemerintah Daerah (Popda) beberapa waktu lalu di Semarang. Bahkan mereka mampu mempersembahkan juara.
"Tapi atlet-atlet yang kita bawa walaupun junior, mereka bukan tanpa pengalaman. Tiga atlet junior Kota Semarang sudah merasakan juara di Popda kemarin," ujarnya.
Heru mengatakan pada hari pertama pihaknya mampu meraih 1 emas, 3 perak, 1 perunggu.
Emas diraih oleh Joeng Jovanka Melinda Yusuf dari nomot Chang Quan Putri. Perak diraih Nicholas Adrian Rahardjo dari nomor Nan Quan Putra, Angelica Calista Putri Julianto dari nomor Taiji Quan Putri, dan Muhammad Raihan Aly Assidiq dari nomor Taiji Quan Putra. Lalu perunggu yang diraih Nathan Ryuu Santoso dari nomor Chang Quan Putra.
Hari kedua pertandingan wushu Kota Semarang meraih 1 emas, 1 perak, 2 perunggu. Emas diraih Yang, Marcela Devina Santoso di nomor Wingchun Butterfly Sword + Wooden Dummy. Perak diraih Angelica Calista Putri Julianto dari nomor Taiji Jian Putri. Lalu Perunggu diraih Romadhona Eka Laksana Putra di nomor Wingchun Butterfly Sword + Wooden Dummy Putra dan Yualeni Sugianto di nomor Taiji Jian Putri.