Sadis! Tumbal Proyek Pantura Semarang - Demak Dicor Hidup-hidup, Gersang di Sekitar Gerbang Tol

Semarang

Jum'at, 11 Agustus 2023 | 10:05 WIB
Sadis! Tumbal Proyek Pantura Semarang - Demak Dicor Hidup-hidup, Gersang di Sekitar Gerbang Tol
Ratusan pohon di Pantura Semarang-Demak dicor hidup-hidup (DOK)

SUARA SEMARANGProyek perbaikan jalan berupa peninggian di jalur Pantai Utara (Pantura) Semarang-Demak terus berlanjut, namun tak sejalan dengan konsep hijau.

Jalan Pantura Semarang - Demak yang kerap banjir akibat rob memang dan lalu lintas truk-truk besar seolah menjadi proyek abadi.

Sayangnya belakangan pekerjaan pembetonan jalan Pantura Semarang-Demak itu menjadikan makhluk lain sebagai tumbal dan korban.

Ya, ratusan pohon dibeton hidup-hidup dan tak memberikan ruang kosong untuk peneduh jalan itu tumbuh.

Pengerasan bahu jalan menggunakan cor sekaligus membuat pohon-pohon remaja hingga dewasa itu tercekik.

Tengok saja mulai dari kawasan Genuk Semarang - Batas kota Demak Semarang - Polytron (Sayung) - Pasar Sayung - Gerbang Tol Semarang Demak Sayung, dan ke arah timur begitupun sebaliknya.

Sudah banyak pohon berusia puluhan tahun yang mati sia-sia karena tidak terawat dengan baik.

Ada pohon asam, randu, dan trembesi serta lainnya yang mati kering dan membuat jalur Pantura Semarang - Demak panas.

Pengerasan bahu jalan menumbalkan pohon peneduh yang bakal dicor hidup-hidup di Jalan Pantura sekitar Tol Semarang - Demak [DOK]
Pengerasan bahu jalan menumbalkan pohon peneduh yang bakal dicor hidup-hidup di Jalan Pantura sekitar Tol Semarang - Demak (sumber: DOK)

Sementara itu pohon Trembesi yang berusia belasan tahun hasil tanam PT Djarum juga terancam mati karena dicor hidup-hidup.

baca juga

Penanaman pohon peneduh jalan itu tampak sia-sia karena tidak ada solusi dari instansi terkait yang membangun dengan menanggalkan konsep hijau berkelanjutan.

Paling baru, proyek pengerasan bahu jalan di Pasar Sayung dan sekitar kolong tol gerbang Sayung yang pekerjaannya terus berjalan.

"Kok tega, kasihan pohon-pohon dicor nanti kalau mati. Malah makin panas Pantura," kata Abi warga yang sering melintas.

 "Makin panas Jalan Pantura kalau setiap pembangunan tidak ditanami pohon yang baru, padahal masih ada tempat," ujar Nur, pekerja asal Demak yang sering melintas.

Lebih jauh masyarakat meminta perhatian dari instansi terkait agar pekerjaan jalan juga memerhatikan penghijauan.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bos Yoyok Sukawi Bela Dewangga dan Adi Satryo soal Telat Menghadap Shin Tae Yong di TC Timnas Indonesia

Bos Yoyok Sukawi Bela Dewangga dan Adi Satryo soal Telat Menghadap Shin Tae Yong di TC Timnas Indonesia

Semarang | Kamis, 10 Agustus 2023 | 19:08 WIB

Sepi Penonton, Kantong Tebal Yoyok Sukawi Sawer Bonus Ratusan Juta, Pelatih PSIS Gilbert Agius Sungkem: Jumat Gajian!

Sepi Penonton, Kantong Tebal Yoyok Sukawi Sawer Bonus Ratusan Juta, Pelatih PSIS Gilbert Agius Sungkem: Jumat Gajian!

Semarang | Kamis, 10 Agustus 2023 | 18:08 WIB

Suporter PSIS Semarang Iuran Bayar Denda Komdis PSSI, Yoyok Sukawi: Panser Biru, Sampai Bertemu di Empat Besar

Suporter PSIS Semarang Iuran Bayar Denda Komdis PSSI, Yoyok Sukawi: Panser Biru, Sampai Bertemu di Empat Besar

Semarang | Kamis, 10 Agustus 2023 | 09:22 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×