SUARA SEMARANG - Hadirnya Alfeandra Dewangga di Timnas Indonesia U-23 lawan Turkmenistan menjadi keuntungan besar bagi Shin Tae Yong. Apalagi ia telah mengetahui bagaimana permainan Turkmenistan senior beberapa hari sebelumnya.
Sama-sama melawan Turkmenistan, Shin Tae Yong diprediksi akan memasang Dewangga di babak pertama. Stamina Dewangga yang masih bugar setelah beristirahat beberapa hari bisa menjadi kejutan bagi tim lawan.
Terlebih lagi Shin Tae Yong harus meredam serangan balik yang ditunjukkan oleh Timnas Turkmenistan U-23 saat membungkam China Taipei. Dewangga bisa menjadi salah stau pemain yang berkontribusi memotong serangan cepat lawan.
Shin Tae Yong dan Dewangga harus berhati-hati dengan permainan terbuka yang akan diperagakan oleh Turkmenistan U-23. Alasanya, laga terakhir dan kemenangan akan memastikan tiket lolos ke Piala Asia maka laga diprediksi akan berjalan ketat.
Pertarungan di lini tengah bisa menjadi kunci kemenangan bagi Timnas Indonesia maupun Turkmenistan U-23. Untuk itu Shin Tae Yong harus juga membuat kejutan dengan merubah strategi dibandingkan saat melawan Timnas senior.
Saat melawan Timnas Turkmenistan senior, Dewangga berhasil meredam serangan di babak pertama. Saat itu permainan Turkmenistan belum berkembang sebagaimana di babak kedua.
Sementara saat laga melawan China Taipei, Shin Tae Yong mencadangkan Dewangga. Ia duduk di pinggir lapangan saat teman-temannya berpesta gol.
Itu berarti Dewangga telah beristirahat setidaknya dua hari atau sehari lebih banyak dari rekan-rekannya di Timnas Indonesia. Shin Tae Yong tahu betul Dewangga butuh pemulihan fisik dan bisa menjadikannya pemain kunci lawan Turkmenistan U-23.
Harus diketahui, pemain Turkmenistan U-23 adalah pemain-pemain muda dan hampir tak ada bintang yang menonjol. Hal itu justru jadi kekuatan lawan yang akan mengandalkan kolektivitas.
Baca Juga: Wolves U-21 Remuk Redam, Justin Hubner Pindah Dari Tim Satelit ke Oxford United di Liga 1?
Jika Shin Tae Yong memasang Dewangga di sisi kiri pertahanan sebagaimana saat di Timnas Senior maka ia akan menggantikan Pratama Arhan yang lebih ofensif.
Dewangga bisa juga dipasang sebagai gelandang bertahan untuk memotong setiap serangan lawan. Kemampuan itu juga ditunjukkan oleh Dewangga saat Shin Tae Yong mengajaknya bermain di Piala AFF lalu.
Dewangga bisa juga berduet dengan Elkan Baggott sebagai bek tengah. Hal itu akan memberikan rasa tenang bagi kiper dan para gelandang Timnas Indonesia yang berkreasi di lini serang.
Keputusan ada di tangan Shin Tae Yong untuk memainkan Dewangga di babak pertama atau sebagai supersub di laga lawan Turkmenistan U-23.***