SUARA SEMARANG - Blunder fatal dilakukan oleh Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam saat melawan Turkmenistan. Meski menang 2-0, ada sejumlah kesalahan fatal yang dilakukan para bek Timnas.
Gegara Asnawi Mangkualam salah mengeksekusi bola maka striker Turkmenistan memiliki kesempatan untuk melakukan tendangan dari jarak dekat ke gawang Timnas Indonesia.
Asnawi Mangkualam bakal menyesal andai tendangan lawan tersebut mengarah ke gawang dan berujung gol. Beruntung, hal yang terjadi sebaliknya karena bola masih melenceng.
Dalam sebuah skema serangan Turkmenistan, beberapa bek Timnas Indonesia nampak gugup. Jordi amat melakukan pressure pada pemain lawan yang memegang bola, sementara Asnawi Mangkualam bergeser ke tengah.
Beruntung Jordi Amat berhasil mengamankan bola dan melakukan back pass atau umpan ke belakang karena melihat Asnawi Mangkualam di sana. Asnawi Mangkualam kemudian gantian mendapatkan pressure dari para pemain depan Turkmenistan.
Alih-alih memberikan bola panjang ke pemain depan, ia mencoba umpan pendek ke tengah lapangan. Sayang, umpanya dapat dipotong dengan mudah oleh pemain Turkmenistan yang kemudian melakukan tendangan.
Keberuntungan masih menaungi Asnawi Mangkualam dan Timnas Indonesia karena tendangan itu melenceng.
Jika tendangan itu menjadi gol maka kedudukan akan menjadi 1-1. Jelas menjadi kerugian bagi Timnas Indonesia, karena di babak kedua lebih banyak diserang oleh lawan.
Jika Turkmenistan berhasil mencetak gol maka akan menambah motivasi mereka sekaligus menjatuhkan mental Asnawi Mangkualam dkk.
Baca Juga: Anulir Penalti, Wasit Malaysia "Bantu" Kemenangan Indonesia Lawan Turkmenistan 2-0
Di laga tersebut dua kali back pass Jordi Amat tak mampu diantisipasi oleh bek-bek Timnas Indonesia. Bahkan komentator sampai mengatakan bahwa itu adalah perbedaan kualitas.
"Jordi Amat melakukan back pass dan berfikir teman-temannya memiliki (kualitas) sama. Asnawi Mangkualam mendapatkan tekanan dari lawan," katanya.
Dalam melakukan umpan, Jordi amat yang merupakan produk sepakbola Spanyol dinilai lebih baik dari Asnawi Mangkualam. Meskipun kini keduanya juga bermain di kompetisi luar negeri.
Ketenangan Jordi Amat saat meredam serangan lawan juga harus dicontoh oleh Asnawi Mangkualam jika ingin menjadi bek kelas dunia.
Di laga tersebut Kapten Asnawi Mangkualam berhasil membawa Timnas Indonesia menang 2-0 atas Turkmenistan di kandang sendiri.***