Pernah Gulung Tikar, Kisah UMKM La Suntu Tastio Bangkit Lagi Tingkatkan Kompetensi Usaha Didampingi YDBA

Semarang

Selasa, 26 September 2023 | 19:08 WIB
Pernah Gulung Tikar, Kisah UMKM La Suntu Tastio Bangkit Lagi Tingkatkan Kompetensi Usaha Didampingi YDBA
Sejumlah produk kerajinan dari UMKM La Suntu Tastio dipamerkan ke perwakilan YDBA (DOK)

SUARA SEMARANG - Kisah La Suntu Tastio, potret usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) pernah tutup namun bangkit kembali.

UMKM La Suntu Tastio asal Depok, Jawa Barat bergerak di bidang kerajinan sekaligus binaan Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA).

Pendiri UMKM La Suntu Tastio milik Indari Umiyasih ini didirikan pada tahun 2010 dengan produk berbagai craft, seperti tas, dompet dan souvenir lainnya yang dikombinasikan dengan bahan tenun serta batik dari pengrajin di beberapa daerah di Indonesia.

Didirikannya La Suntu Tastio bermula saat Indari terlibat dalam bisnis konveksi tas bersama rekannya pada tahun 2005. Kala itu, Indari merasa bisnis tersebut memiliki potensi yang bagus untuk dikembangkan. Berbagai perusahaan maupun reseller pun memesan produknya secara continue. Namun, siapa disangka, seiring berjalannya waktu, Indari terpaksa menutup usaha tersebut, karena beberapa masalah yang dihadapinya.

Indaripun tidak ingin terpuruk, belajar untuk fokus dalam bisnis yang sama, Indari terus bekerja keras untuk meningkatkan kompetensinya dalam menjahit, memahami satu per satu proses dalam bisnis tersebut hingga belajar marketing yang dimulai dengan memperkenalkan produknya ke lingkungan keluarga.

Produk yang dibuatnya pun diterima positif oleh sang keluarga, hal tersebut menjadi semangat tersendiri bagi Indari. Terlebih para reseller sebelumnya banyak yang menghubungi Indari untuk memasok produknya kembali. Semangat Indari terkumpul, Indari bangkit dan melihat berbagai tren produk tas, dompet hingga souvenir yang bisa ia tawarkan ke berbagai kalangan. Indari mencoba memberikan penawaran ke berbagai perusahaan hingga bank untuk pengadaan produk souvenir.

“Saya keliling bawa proposal penawaran. Pokoknya saya taro proposal itu ke Perusahaan dan Bank-Bank. Saya ketemu dengan berbagai karakter orang. Mulai dari yang ramah sampe yang jutek. Tapi siapa sangka, orang jutek yang saya temui malah yang memberikan saya order pertama dengan jumlah yang tidak sedikit,” cerita Indari.

Tidak ingin kehilangan kepercayaan dari customer-nya, Indaripun menjaga setiap kualitas produk yang dibuat oleh nya. Menurut Indari, selain inovasi produk, kualitas menjadi nomor 1 agar customer kembali melakukan order kepadanya.

Kini bukan hanya 1 perusahaan yang menjadi customer-nya. Saat ini Indari memasok produk ke berbagai perusahaan, baik plat merah maupun swasta serta berbagai sekolah untuk membuat produk souvenir maupun tas dengan berbagai model.

baca juga

Tak cukup excellent dalam pemasaran, Indari merasa masih membutuhkan kompetensi untuk meng-upgrade skill nya dalam usaha. Pada tahun 2014, Indari bergabung dengan YDBA untuk ikut serta dalam program pembinaan.
 

“Saat saya bergabung dengan YDBA. Ada hal yang menarik yang saya dapatkan dari YDBA. YDBA memberikan kami program Basic Mentality dan 5R yang belum pernah saya ketahui sebelumnya”, tutur Indari.

Program Basic Mentality merupakan program pembinaan yang dilakukan YDBA untuk memastikan UMKM memiliki semangat untuk berubah, memiliki keinginan untuk saling berbagi.

Kemudian komitmen dalam menjalankan pembinaan dan konsisten dalam menghasilkan produk sesuai standar QCD (quality, cost, delivery) yang dibutuhkan oleh Ayah Angkat/ customer-nya.

Sedangkan program 5R (ringkas, rapi, resik, rawat dan rajin) merupakan program YDBA untuk mengajak dan mendorong UMKM menerapkan budaya 5R agar produktivitas kerja di usahanya meningkat.

Saat ini Indari sendiri bukan hanya dipercaya oleh berbagai koleganya untuk memasok produk, tetapi juga melakukan sharing terkait kompetensinya dalam menjalankan usaha.

“Sekarang saya banyak diundang untuk sharing keteman-teman UMKM lainnya, termasuk ilmu 5R yang diberikan oleh YDBA. Karena saya sendiri menerapkan 5R tersebut di workshop maupun lokasi produksi saya. Jadi mereka penasaran terkait ilmu tersebut. Dan saya masih simpan modul dan catatan 5R tersebut untuk saya bagikan ke teman-teman yang lain,” kata Indari.

Kontributor: Diaz Abidin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jalan Masa Depan Pande Besi Banyumasan, Didampingi YDBA Sambut Pasar Pertanian, Hotel, dan Kesehatan

Jalan Masa Depan Pande Besi Banyumasan, Didampingi YDBA Sambut Pasar Pertanian, Hotel, dan Kesehatan

Semarang | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 14:39 WIB

Merawat yang Tersisih, Kertas dari Serat Kotoran Gajah-Panda di Taman Safari Indonesia dan Kontribusi UMKM Binaan YDBA

Merawat yang Tersisih, Kertas dari Serat Kotoran Gajah-Panda di Taman Safari Indonesia dan Kontribusi UMKM Binaan YDBA

Semarang | Jum'at, 14 Juli 2023 | 14:12 WIB

Peran Asyik YDBA Comblangkan IKEA dan 2 UMKM Kerajinan Daur Ulang Sampah dari Desa Tarikolot

Peran Asyik YDBA Comblangkan IKEA dan 2 UMKM Kerajinan Daur Ulang Sampah dari Desa Tarikolot

Semarang | Senin, 24 Juli 2023 | 11:04 WIB

Terkini

Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital

Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital

Foto | Jum'at, 26 Juni 2026 | 06:00 WIB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB