semarang

Ini yang Terjadi Jika Shin Tae Yong Tak Menangani Timnas Indonesia, Erick Thohir Bakal Semprot Pemuja Lokal Pride

Semarang Suara.Com
Jum'at, 29 September 2023 | 08:29 WIB
Ini yang Terjadi Jika Shin Tae Yong Tak Menangani Timnas Indonesia, Erick Thohir Bakal Semprot Pemuja Lokal Pride
Ini yang Terjadi Jika Shin Tae Yong Tak Menangani Timnas Indonesia, Erick Thohir Bakal Semprot Pemuja Lokal Pride. (Instagram @erickthohir)

SUARA SEMARANG – Ini yang akan dikatakan oleh Erick Thohir terhadap para pemuja Lokal Pride saat melihat Timnas Indonesia kalah tiga laga secara beruntun.

Pasalnya, para pemuja Lokal Pride ini selalu mengkritik Shin Tae Yong yang telah membangkitkan kualitas Timnas Indonesia, sehingga Erick Thohir pun akan berlaku demikian.

Untuk itulah, Erick Thohir pun bakal semprot para pemuja Lokal Pride yang masih memiliki pemikiran ke belakang terhadap Timnas Indonesia, seperti yang telah diunggah di akun YouTube Star Football 28 September 2023. 

Erick Tohir pasti akan mengamuk, Ini yang terjadi jika Shin Tae Yong tidak menangani Timnas Indonesia.

Permainan tak enak dilihat kembali dilakukan Timnas Indonesia yang berlaga di 16 besar Asian Games 2023.

Meski ada tambahan amunisi Ramadhan Sananta, namun hasilnya masih saja sempat sama.

Dari awal laga Indonesia mengandalkan permainan parkir bus yang tidak efisien untuk diterapkan dalam pertandingan sepak bola modern ini.

Sebab gaya parkir bus memang membutuhkan pemain dengan passing yang akurat untuk menggalang serangan balik dari belakang yang dikirimkan langsung ke Ramadhan Sananta sebagai juru gedor.

Namun Indonesia terlihat memang tak memiliki kapasitas pemain seperti itu dalam gelaran Asian Games kali ini.

Baca Juga: Rahasia Dibalik Assist Berkelas Pratama Arhan yang Jadi Ancaman Kusatsu Gunma! Tokyo Verdy Siap Amankan Kemenangan?

Alih-alih bermain secara efektif, tapi dalam pertandingan ini malah terlihat sering sekali membuang bola.

Indonesia seperti bermain di era dulu, ketika bertemu negara besar langsung digempur habis-habisan dan mengakibatkan mental blok pemain, sehingga tidak mampu mengembangkan permainan.

Datangnya Ramadhan Sananta ke Cina memang terlihat membuat gaya permainan Indonesia begitu berubah setelah ada target man di lini depan.

Syahrian Abimanyu selaku motor serangan Indonesia akhirnya menemukan arah bermain dari awal pertandingan karena adanya Ramadhan Sananta sebagai juru gedor Timnas Garuda.

Namun sayang umpan-umpan enak yang diharapkan Sananta hanya terjadi beberapa kali saja dalam awal pertandingan, setelah itu gaya permainan Indonesia balik lagi ke jaman dulu,

Tak ada skema permainan yang pasti, itu terlihat sangat membosankan melihat permainan Timnas Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI