MK Kabulkan Gugatan Usia Cawapres Gibran, Ganjar Ketawa Bareng Butet Kertaradjasa dan Komedian Jogja

Semarang

Selasa, 17 Oktober 2023 | 21:51 WIB
MK Kabulkan Gugatan Usia Cawapres Gibran, Ganjar Ketawa Bareng Butet Kertaradjasa dan Komedian Jogja
MK Kabulkan Gugatan Usia Cawapres Gibran, Ganjar Ketawa Bareng Butet Kertaradjasa dan Komedian Jogja. (Dok Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Ramai isu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal gugatan batas usia capres/cawapres sedang panas-panasnya. Hampir semua politisi sibuk membicarakan isu itu.

Adalah nama Gibran Rakabuming Raka yang namanya dikaitkan dengan gugatan atas usia caapres dan cawapres yang dikabulkan MK.

Lantas seperti apa sikap Ganjar Pranowo terkait putusan MK yang kabulkan gugatan atas usia capres cawapres, terutama peluang nama Gibran.

Ganjar Pranowo rupanya tak mempersoalkan putusan MK itu. Ganjar justru terlihat santai sambil gojekan bareng bareng seniman Jogja di rumah seniman gaek Jogja, Butet Kertaradjasa.

Pasca putusan MK dibacakan, Senin (16/10/1023) siang, Ganjar bersilaturahmi ke rumah Butet Kertaradjasa dan bersua dengan belasan seniman dan budayawan Jogja lainnya.  

Seperti Slamet Rahardjo, Marwoto, Den Baguse Ngarso, Bambang Heras, Ong Hary Wahyu, Kus Indarto, Encik Krisna hingga Ndaru Ndarboy dan puluhan seniman lainnya.

Ganjar yang tiba Jogja sekira pukul 20.00 WIB langsung disambut Butet. Pelukan dua sahabat lama itu membuat suasana begitu hangat.

"Mas Butet sehat kabarnya? Sudah lama nggak ketemu," sapa Ganjar.

Butet menjawab dengan senyum dan mengatakan bahwa kondisinya baik-baik saja. Ia kemudian mengajak mantan Gubernur Jawa Tengah itu masuk ke rumahnya dan memamerkan sejumlah lukisan hasil karyanya.

baca juga

"Ini ada yang baru mas Ganjar, lukisan ini saya buat hanya dengan satu kata yakni Nusantara. Ini hasil dzikir saya yang berisi harapan untuk negeri ini. Nanti sebentar lagi mau dipamerkan," jelasnya menunjukkan lukisan banteng pada Ganjar yang terbuat dari tulisan kata Nusantara.

Ganjar menyusuri lorong demi lorong rumah Butet dan melihat banyak lukisan serta karya seni lainnya. Setelah cukup lama, ia sampai di ruang tamu dan langsung disambut antusias para seniman lainnya.

"Berhubung mas Ganjar sudah datang, ayo makan dulu. Ayo mas, sudah dimasakkan istri saya," ajak Butet.

Ganjar kemudian mengambil makanan yang disajikan. Wajahnya begitu sumringah karena aneka menu yang ada membuat selera makannya langsung meningkat. Ada sambel terong petai, ikan wader, ikan asin jambal dan lainnya.

"Wah top banget ini. Ini yang selalu bikin kangen. Sambal terong petai masakan istri mas Butet paling top," ucap Ganjar.

Obrolan-obrolan ringan disertai canda tawa mewarnai pertemuan itu hingga larut malam. Obrolan semakin seru dengan penampilan Encik Khrisna dan Ndarboy yang tampil dengan lagu terbaiknya. Ganjar dan para seniman nyanyi dan joget ambyar bareng di sana.

"Jadi pertemuan malam ini hanya pertemuan biasa. Sama sekali tidak ada maksud apapun apalagi syukuran hasil putusan MK, sama sekali enggak," canda Butet disambut tawa ger-geran Ganjar dan para seniman.

Tak hanya obrolan santai, beberapa seniman dan budayawan Jogja juga menitipkan pesan pada Ganjar. Slamet Rahardjo misalnya, ia menitipkan pesan pada Ganjar untuk terus dekat dengan seniman dan budayawan dalam membangun negeri.

"Kalau dekat dengan seniman dan budayawan itu nggak ngawur. Nggak seperti sekarang, banyak yang ngawur. Tapi tenang, semakin mereka ngawur dan nggak jelas langkahnya, semakin mereka lucu. Ganjar pasti menang," ucap Slamet.

Ganjar sendiri mengatakan sangat senang bisa berdiskusi dengan para seniman Jogja. Menurutnya, ia bisa ngobrol lepas, menumpahkan segala perasaan tanpa terbatas sekat dan jabatan hanya ketika bertemu dengan para seniman itu.

"Saya itu selalu rindu suasana seperti ini. Istilahnya di sini itu gojekan kere, dan tempat mas Butet ini paling asoy untuk ngobrol bareng para seniman dan budayawan yang hebat-hebat ini," ucapnya.

Tak hanya banyolan tanpa arti, banyak wejangan yang ia dapatkan dari para seniman dan budayawan itu. Pesan moral, pesan kenegaraan dan lainnya disampaikan dengan bahasa yang tak menggurui.

"Ya meski kesannya cengengesan, namun substansinya dapat sekali. Pesan dan wejangan disampaikan lewat bahasa ala seniman, penuh sanepo dan harus menggunakan hati untuk memahaminya. Ya suasana seperti ini yang selalu bikin bahagia," katanya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tokoh Berinisial M Disebut Bakal Jadi Cawapres Ganjar, Beredar Foto Mahfud Bersama Megawati

Tokoh Berinisial M Disebut Bakal Jadi Cawapres Ganjar, Beredar Foto Mahfud Bersama Megawati

Kotak Suara | Selasa, 17 Oktober 2023 | 21:45 WIB

Beri Saran Prabowo kalau Mau Ambil Gibran, Eks Kader PDIP: Minta Izin ke Megawati Bukan Jokowi

Beri Saran Prabowo kalau Mau Ambil Gibran, Eks Kader PDIP: Minta Izin ke Megawati Bukan Jokowi

Kotak Suara | Selasa, 17 Oktober 2023 | 21:36 WIB

Putusan MK Dianggap Muluskan Gibran Jadi Cawapres, PSI Kota Bekasi Belum Putuskan Dukungan: Nanti Ya, Ojo Kesusu

Putusan MK Dianggap Muluskan Gibran Jadi Cawapres, PSI Kota Bekasi Belum Putuskan Dukungan: Nanti Ya, Ojo Kesusu

Bekaci | Selasa, 17 Oktober 2023 | 21:27 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×