Pengusaha Kapal Ancam Mogok Beroperasi Jika Tarif Baru Tidak Diberlakukan Pemerintah

Serang

Kamis, 22 September 2022 | 21:59 WIB
Pengusaha Kapal Ancam Mogok Beroperasi Jika Tarif Baru Tidak Diberlakukan Pemerintah
Penyeberangan ASDP (istimewa)

Puluhan Anggota Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Merak, Kamis (22/09), kembali mendatangi Kantor Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten, untuk mendesak pemerintah segera memberlakukan tarif baru sebagai imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). 

Pihak Gapasdap Merak bahkan mengaku bakal mengurangi jumlah operasional kapal di lintasan Merak -Bakauheni, jika tarif baru kapal angkutan penyeberangan tidak kunjung diberlakukan pemerintah.

Kenaikan harga bahan bakar minyak dirasakan sangat membebani para pelaku usaha angkutan penyeberangan, lantaran sejak kenaikan harga BBM, biaya pengoperasian kapal setiap harinya mengalami kenaikan hingga 14 persen. 

Jika dihitung, pengusaha kapal angkutan penyeberangan harus mengeluarkan biaya tambahan sebesar Rp30 juta hingga Rp40 juta rupiah per kapal untuk satu kali operasi.

Untuk itu Sekjen DPP Gapasdap Aminudin mengaku tidak segan mengurangi jumlah pengoperasian kapal di lintasan Merak-Bakauheni jika tarif baru tidak kunjung diberlakukan

Gapasdap Merak melakukan aksi protes mendesak pemerintah naikan tarif baru penyeberangan [Antara]
Gapasdap Merak melakukan aksi protes mendesak pemerintah naikan tarif baru penyeberangan (sumber: Antara)

"Hari ini tuntutan sudah kami sampaikan, memang belum ada ketetapan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan. Dengan sangat terpaksa kami akan mengurangi jumlah kapal dan jumlah tripnya sesuai dengan kondisi lintasan masing-masing di angkutan penyeberangan, karena sejak kenaikan harga BBM, kami harus mengeluarkan biaya tambahan hingga Rp 40 juta per kapal untuk satu kali operasi, sehingga kami betul-betul tidak mampuan untuk menambah beban biaya pembelian BBM," kata dia.

Sementara itu Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten, Handjar Dwi Antoro mengatakan pihaknya akan menyampaikan apa yang menjadi keluhan para pengusaha kapal angkutan penyeberangan kepada Kementerian Perhubungan.

"Prinsipnya semua aspirasi pada hari ini akan kami sampaikan lagi ke Kemenhub karena kewenangannya ada di sana. Saya juga berharap semoga hari ini atau besok paling lambat ya," katanya.

Sumber : Antara

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Giliran Emak-Emak di Sumsel Demo Tolak BBM Naik, Datangi Kantor Gubernur Herman Deru

Giliran Emak-Emak di Sumsel Demo Tolak BBM Naik, Datangi Kantor Gubernur Herman Deru

Sumsel | Kamis, 22 September 2022 | 20:22 WIB

Respons Kenaikan Harga BBM, Najwa Shihab: Sudah Sesuai Harga Pasar

Respons Kenaikan Harga BBM, Najwa Shihab: Sudah Sesuai Harga Pasar

Video | Kamis, 22 September 2022 | 19:34 WIB

Jalan Kaki dari Puncak Pas Bogor ke Patung Kuda, Massa Buruh Tuntut Kenaikan Upah

Jalan Kaki dari Puncak Pas Bogor ke Patung Kuda, Massa Buruh Tuntut Kenaikan Upah

News | Kamis, 22 September 2022 | 17:42 WIB

Terkini

Kemarau Panjang Ubah Wajah Situ Gede, Air Menyusut Pemandangan Tak Biasa Ini Viral

Kemarau Panjang Ubah Wajah Situ Gede, Air Menyusut Pemandangan Tak Biasa Ini Viral

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Jalur Ekspedisi Disusupi, Kabupaten Bogor Jadi Sarang Transit Peredaran Rokok Ilegal

Jalur Ekspedisi Disusupi, Kabupaten Bogor Jadi Sarang Transit Peredaran Rokok Ilegal

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Sepucuk Surat dalam Film Dear You Mengajarkan Arti Rindu yang Hilang

Sepucuk Surat dalam Film Dear You Mengajarkan Arti Rindu yang Hilang

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Ambil Sampel Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas

Ambil Sampel Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was

Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:05 WIB

2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit

2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan

Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan

Banten | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:03 WIB

The First Responders Season 2 dan Pertarungan Otak Melawan Dalang Kejahatan

The First Responders Season 2 dan Pertarungan Otak Melawan Dalang Kejahatan

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:00 WIB

12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa

12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:58 WIB

BRI Perkuat Ekosistem UMKM Desa Brilian Hargobinangun Sleman

BRI Perkuat Ekosistem UMKM Desa Brilian Hargobinangun Sleman

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:57 WIB

×