Daftar prestasi Timnas Indonesia selama dipimpin PSSI akan diulas pada artikel ini. Dicatatkan bahwa, PSSI selaku satu-satunya Federasi Sepak Bola Indonesia yang kini telah beranjak usia 92 tahun.
Kinerja PSSI pada usianya yang ke-92 ini kemudian menerima sorotan pasca adanya peristiwa Tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan tewasnya lebih berdasarkan 132 orang suporter. PSSI dipercaya bertanggung jawab atas insiden nahas tersebut.
Desakan terhadap para jajaran petinggi PSSI mulai dari pucuk pimpinan Ketua Umum hingga para anggotanya supaya mundur pun bermunculan bak air bah.
Namun, mereka secara terang-terangan menolak seruan itu dengan alasan tidak ingin melepas tanggung jawab.
Sayangnya, di usia PSSI yang telah mendekati satu abad ini, tak satu pun torehan dari Tim Nasional (Timnas) sepak bola Indonesia memiliki catatan prestasi yang gemilang.
Lantas, apa saja prestasi Timnas Indonesia selama dibawah bendera PSSI? Kemudian, apakah memang sama sekali tak ada yang prestisius?
Dalam sejarah selama gelaran Piala AFF semenjak 1996 sampai yang terbaru di tahun 2020, Timnas Indonesia tak pernah keluar sebagai juara. Timnas Indonesia hanya bisa puas dengan perolehan gelar sebagai runner-up.
Bahkan Timnas Indonesia merupakan negara terbanyak yang mengoleksi gelar runner-up dalam selama pertarungan Piala AFF, yakni sebanyak 6 kali. Gelar terakhir adalah yang terbaru, Timnas Indonesia mendapuk sebagai juara runner-up pada AFF 2020.
![Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 dilepas oleh PSSI untuk dipulangkan ke tim masing-masing. [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2022/10/14/1-skuad-timnas-indonesia-di-piala-aff-2020-dilepas-pssi-untuk-dipulamgkan-ke-tim-masing-masing-suaracomadie-prasetyo-nugraha.jpg)
Demikian itu adalah prestasi pada kompetisi regional Asia Tenggara, sedangkan pada kompetisi lebih besar sekelas Piala Asia, Timnas Indonesia juga tak pernah berbicara banyak.
Baca Juga: Jadwal Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 Grup H: Penentuan Nasib Thailand, Rival Timnas Indonesia
Selama ini Timnas Indonesia baru 5 kali bermain pada putaran final Piala Asia (1996, 2000, 2004, 2007) yang semuanya selalu terhenti pada babak penyisihan grup.
Salah satu ajang terbesar yang pernah diikuti Timnas Indonesia yaitu lolos ke Olimpiade Melbourne tahun 1956. Timnas Indonesia pernah bermain pada Olimpiade setelah lolos dari perebutan kualifikasi zona Asia.
Namun sayangnya, Timnas Indonesia disingkirkan Uni Soviet dalam babak perempat final yang berlangsung 2 putaran. Setelah pada pertandingan pertama Rusli Ramang dan kawan-kawan bermain imbang 0-0, kemudian dalam putaran ke 2 kalah 0-4.
Setelah Olimpiade itu, Timnas Indonesia juga sempat mencatatkan prestasi apik lagi pada era tersebut. Walaupun tak sekelas Olimpiade, Timnas Indonesia meraih medali perunggu atau finis pada peringkat ketiga pada Asian Games 1958.