Serang.suara.com - The 1975 merupakan band musik yang sudah menciptakan hal besar dalam industri musik sejak pertengahan tahun 2010-an.
Melansir profil The 1975, band yang dilarang tampil di Malaysia merupakan grup musik yang menghasilkan genre unik, artistik dan punya gaya dari band-band musik lainnya.
Pada artikel berikut, Serang Suara akan menyajikan tentang biodata The 1975 band yang tuai kritik di Malaysia dan Dubai lantaran melakukan aksi cium bassist dan penggemar saat festival.
Sejarah The 1975 Terbentuk
![Di tahun 2012, The 1975 merilis Extended Play. [Instagram/the1975]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2023/07/22/1-the-1975-band.jpg)
The 1975 terbentuk pada tahun 2002 di Wilmslow, Cheshire, Inggris. Nama band ini terinspirasi dari tanggal catatan pertama yang ditulis oleh seorang teman dari salah satu anggota pendirinya, Matty Healy, di buku catatannya pada tahun 1975.
Awalnya, band ini beranggotakan Matty Healy sebagai vokalis dan gitaris, Adam Hann sebagai gitaris, Ross MacDonald sebagai bassis, dan George Daniel sebagai drummer.
Namun, perjalanan band ini tidak selalu mulus. Pada awalnya, mereka mengalami beberapa pergantian anggota dan perubahan nama band sebelum akhirnya menetap dengan nama "The 1975."
Matt Healy akhirnya menjadi vokalis utama setelah melakukan uji coba tarik suara terhadap personel band mereka untuk dipilih jadi vokalis.
Pada tahun 2012, The 1975 merilis EP (Extended Play) sebagai debut mereka bertajuk "Facedown."
Extended Play ini berhasil menarik perhatian beberapa label rekaman, dan akhirnya, mereka menandatangani kontrak dengan Dirty Hit Records.
Genre Musik Band The 1975
![Para penggemar band The 1975 di Paris, Prancis, 12 Juli 2023. [Instagram/the1975]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2023/07/22/1-genre-musik-the-1975.jpg)
Salah satu hal yang membuat The 1975 begitu menarik adalah kemampuan mereka dalam menggabungkan berbagai genre musik menjadi suatu keunikan tersendiri.
Mereka tidak takut untuk bereksperimen dan mencampur gaya musik yang berbeda-beda dalam karya-karya mereka.
Jenis Genre Musik The 1975 Antara Lain:
![Para personel The1975 [Instagram/1975band]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2023/07/22/1-persone-the1975-band.jpg)
The 1975 telah menemukan cara untuk menggambarkan perasaan dan pandangan mereka terhadap dunia melalui musik mereka.
Ini jenis genre musik The 1975 yang mereka usung, usai diboikot tampil di Malaysia, Kuala Lumpur.
1. Indie Pop/Rock:
Gaya indie pop/rock mereka yang catchy dan bersemangat. Beberapa lagu hits mereka seperti "Chocolate" dan "The Sound" merupakan contoh sempurna dari penggabungan elemen-elemen indie pop dengan sentuhan rock.
2. Synthpop
Band ini juga sering menggunakan elemen musik elektronik, termasuk synthesizer, yang memberikan nuansa futuristik pada lagu-lagu mereka. "Love Me" dan "Somebody Else" adalah contoh lagu-lagu dengan gaya synthpop yang khas.
3. R&B dan Funk
Dalam album-album terbarunya, The 1975 telah mengeksplorasi genre R&B dan funk. Mereka berhasil menggabungkan groove yang menggoda dengan lirik-lirik emosional dalam lagu-lagu seperti "If You're Too Shy (Let Me Know)" dan "Me & You Together Song."
4. Art Rock
Band ini juga sering dikenal karena pendekatan artistik mereka terhadap musik. Mereka menciptakan lagu-lagu yang penuh dengan eksperimen suara dan memiliki pesan yang mendalam.
5. Pop
Di samping semua genre di atas, The 1975 juga telah menciptakan lagu-lagu dengan pendekatan pop yang lebih konvensional, seperti "Girls" dan "It's Not Living (If It's Not With You)."
Keberanian dan kreativitas The 1975 dalam menggabungkan genre musik telah membantu mereka meraih popularitas dan kesuksesan secara internasional.
Dengan pengaruh dan bakat mereka, band ini terus menjadi salah satu kekuatan utama dalam dunia musik kontemporer. [*]