Suara Serang - Sungai Ciujung Kabupaten Serang, Banten mengeluarkan bau busuk. Warga di Desa Tirtayasa pun mengeluh. Lantaran air sungai yang dipandang sudah menghitam.
Bukan itu saja, air Sungai Ciujung Serang itu rupanya salah satu sumber bagi masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari. Mereka pun curhat dan mengaku sudah tidak kuat dengan kondisi sungai yang diduga tercemar.
Salah satu warga Ciujung yang enggan dituliskan namanya mengaku kalau, air sungai tiba-tiba menghitam, dan seperti ada campuran zat lain.
Salah satu pencampuran itu mirip minyak, dan kemungkinan itu berasal dari limbah pabrik. "Kalau dilihat dari permukaan air itu tampak berminyak, dan warnanya hitam," sebut pria itu.
Warga berusia 51 tahun itu mengaku, kalau perubahan warna sungai serta mengeluarkan bau busuk itu telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.
Efek dari sungai yang diduga tercemar limbah itu berdampak pada habitat dalam sungai pada mati semua di sekitaran Sungai Ciujung, Kabupaten Serang, Banten.
"Sudah tiga bulan ini berlangsung," katanya, Selasa (5/9/2023)..
Biota dalam sungai kata pria itu lagi sudah dapat dipastikan tidak dapat dikonsumsi, jangan untuk konsumsi ikan. Untuk keperluan sehari-hari saja sudah tidak dapat termanfaatkan.
Ia mengaku kalau, peristiwa Sungai Ciujung menghitam acap terjadi tiap tahun.
Baca Juga: Fadly Faisal dan Rebecca Klopper Dikabarkan Putus, Haji Faisal: Mereka yang Menentukan Langkah
"Kalau musim kemarau pasti airnya akan begini (menghitam-red)," tutupnya.
Hingga berita diturunkan, Pemkab Serang, Banten belum memberikan tanggapan terkait hal ini. Semoga persoalan sungai yang tercemar dan berdampak pada lingkungan melahirkan solusi demi kesejahteraan rakyat.
"Kuh kg tolong kon dileng bapak propinsi Banten," kata Kang Aseh, kutip @infoserangtimur. [*]