Cek Disini Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas

Serang

Jum'at, 29 September 2023 | 14:27 WIB
Cek Disini Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas
Ilustrasi: emas batangan (sibawor)

Serang.suara.com - Emas, selama ribuan tahun telah menjadi salah satu komoditas paling berharga di dunia. Harga emas tidak hanya mempengaruhi pasar keuangan global, tetapi juga memiliki dampak signifikan pada ekonomi individu dan negara. 

Namun, harga emas tidak konstan; mereka terus berfluktuasi seiring dengan perubahan dalam berbagai faktor ekonomi, politik, dan sosial.

Artikel ini akan membahas beberapa faktor utama yang mempengaruhi harga emas. Terdapat 10 faktor yang mempengaruhi harga emas.

Pada tulisan ini akan membantu kamu dalam menuntaskan dan mengatahui apa saja faktor-faktor yang memengaruhi harga emas, yang kadang naik dan kadang tinggi levelnya pada setiap bursa efek.

HARGA EMAS NAIK TURUN, APA PENYEBABNYA?

1. Permintaan dan Penawaran

Hukum dasar ekonomi, hukum penawaran dan permintaan, memainkan peran utama dalam menentukan harga emas.

Jika permintaan melampaui pasokan, harga emas cenderung naik, dan sebaliknya.

Permintaan emas dapat bervariasi dari pembeli individu, investor, hingga industri perhiasan.

2. Nilai Dolar

Hubungan terbalik antara harga emas dan nilai dolar AS adalah salah satu yang paling signifikan. 

Ketika nilai dolar turun, harga emas cenderung naik karena emas dihargai lebih tinggi dalam mata uang lain.

baca juga

Sebaliknya, ketika dolar menguat, harga emas cenderung turun.

3. Geopolitik dan Ketidakpastian

Ketidakpastian politik dan konflik geopolitik dapat mempengaruhi harga emas.

Investor cenderung mencari perlindungan dalam emas ketika mereka merasa tidak aman tentang kondisi global, seperti perang, sanksi ekonomi, atau ketidakstabilan politik.

4. Inflasi

Emas sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Ketika tingkat inflasi meningkat, daya beli mata uang menurun, sehingga investor mencari investasi yang lebih stabil, seperti emas. Hal ini dapat mendorong kenaikan harga emas.

5. Suku Bunga

Kebijakan suku bunga yang ditetapkan oleh bank sentral juga memengaruhi harga emas.

Suku bunga rendah membuat alternatif investasi yang lebih rendah risiko kurang menarik, sehingga meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe haven.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Uno Berduka, Emiten Emas Senilai Rp762,6 Miliar Kabur

Sandiaga Uno Berduka, Emiten Emas Senilai Rp762,6 Miliar Kabur

Serang | Jum'at, 29 September 2023 | 14:15 WIB

Inilah Faktor yang Mendorong Harga Emas Turun ke Level Terendah

Inilah Faktor yang Mendorong Harga Emas Turun ke Level Terendah

Serang | Jum'at, 29 September 2023 | 13:59 WIB

Bikin Geleng-geleng! Emiten Emas Sandiaga Uno Gigit Jari Kantongi Rugi Rp762,6 Miliar

Bikin Geleng-geleng! Emiten Emas Sandiaga Uno Gigit Jari Kantongi Rugi Rp762,6 Miliar

Bisnis | Jum'at, 29 September 2023 | 13:57 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×