SuaraSoreang.id-Pembalap MotoGP dari tim Ducati, Jack Miller tampil apik mendominasi race pada gelaran MotoGP Jepang2022 di Sirkuit Twin Ring Motegi, Minggu 25 September 2022.
Jack Miller start dari posisi 7 dan membutuhkan hanya empat putaran untuk mengambil alih posisi pimpinan lomba.
Menjadi yang terdepan, sang pembalap Australia ini tak mendapati tantangan berarti dan melesat meninggalkan lawan-lawannya.
Sebelum menyelesaikan balapan sepanjang 24 lap itu, Miller berusaha memimpin jarak dengan catatan 3,409 detik di depan Brad Binder dari tim KTM.
Hasil Miller dalam race ini merupakan kemenangan keempat dalam karier Miller di MotoGP. Tercatat terakhir kali Miller merasakan podium teratas MotoGP di Le Mans 2021.
Miller diikuti Brad Binder yang berada diposisi kedua setelah berhasil menyalip Marquez di Tikungan 1.
Brad Binder kembali membayangi pembalap lain, kali ini ia menggempur pembalap tim Pramac Jorge Martin.
Jorge Martin tak dapat bertahan dari gempuran sang pebalap KTM karena keausan ban di pengujung lomba dan harus puas finis Posisi 3.
Sementara itu, Mark Marquez bermain cukup baik setelah sekembalinya race dari pemulihan cedera yang ia alami.
Baca Juga: Pembalap Ducati, Jack Miller Berhasil Raih Juara MotoGP Jepang 2022
Walapun Marquez masuk pole position, ia salah perhitungan pada saat-saat terakhir dengan berganti ke ban belakang soft menjelang start, gagal mendapatkan grip yang ia perlukan untuk meluncur diawal race.
Disalip Brad Binder di Tikungan 1, Marquez mendapati posisinya melorot ke posisi 5 setelah satu putaran.
Tertahan 0,5 detik di belakang Miguel Oliveira di sepanjang lomba, Marquez akhirnya mendapat celah untuk menyalip sang pebalap KTM di lap-lap terakhir, alhasil naik satu posisi ke Posisi ke-4.
Berbeda nasib dengan rekan satu tim Jack Miller, yakni Francesco Bagnaia, dalam race kali ini ia bernasib sial harus rela terjatuh pada lap terakhir.
Terjadi drama di lap pemungkas ketika penantang gelar ini Francesco Bagnaia berupaya menyerang rival utamanya Fabio Quartararo untuk Posisi ke-8 di lap terakhir.
Namun sang pebalap Ducati membuat kesalahan di tikungan 3 saat berupaya menyalip dari sisi dalam, kehilangan grip dan terjatuh.