Namun, Jerome ini memang tidak mengerti dan tidak berbahasa yang sama. Dia hanya menjawab dengan kata "Jerome, Jerome."
Sampai pada suatu hari, ada dua perempuan yang berhasil mengajak Jerome berbicara dengan bahasanya, "Jerome"
Warga pun menyimpulkan bahwa Jerome ini adalah pria penjelajah waktu yang sedang dihukum sampai akhir hayatnya.
Pedro Oliva Ramirez
![ilustrasi pedro [Youtube Calon Sarjana]](https://media.suara.com/suara-partners/soreang/thumbs/1200x675/2022/10/17/1-pedro.jpg)
Aksi teleportasi atau menghilang dari satu tempat ke tempat yang lain biasanya hanya dapat kita lihat di film-film.
Namun, pada tanggal 9 November 1986 ada seorang pria yang bernama Pedro Oliva Ramirez yang sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya sambil bawa mobil.
Karena jalan yang biasa Pedro Oliva Ramirez ini harusnya dia sudah hafal jalur jalan seperti biasa. Kapan dia harus berbelok ke kanan dan kiri.
Namun menurut pandangan yang dia lihat ada 6 jalur jalan raya asing yang tidak pernah dia lihat sama sekali. Bahkan, banyak sekali bangunan-bangunan apartemen yang tinggi, rumah-rumah kecil, pabrik-pabrik besar ataupun rumput hijau yang luas.
Dia merasa asing dan aneh dengan kejadian itupun terus melaju dengan mobilnya sampai dia ketemu dengan jalur yang biasa dia lewati menuju rumahnya.
Dimensi Baru
![ilustrasi dimensi baru [Youtube Calon Sarjana]](https://media.suara.com/suara-partners/soreang/thumbs/1200x675/2022/10/17/1-dimensi-baru.jpg)
Anak kecil mungkin sudah biasa dengan cerita yang dia buat sebagai imajinasinya sendiri. Namun berbeda dengan apa yang dialami 4 orang perempuan yang pergi ke acara Rodeo di Texas di bulan Mei, pada tahun 1972 itu.
Baca Juga: SERAM! 4 Mall Paling Angker di Indonesia, Salah Satunya di Bandung
Ceritanya bermula pada saat 4 orang perempuan ini mengendarai mobil Chevrolet Nova.
Pada saat dipersimpangan jalan, mereka menemukan arah ke kanan dan ke kiri. Merekapun memutuskan untuk mengambil arah ke kiri.
Bukan hanya sebuah gurun biasa yang mereka temukan, melainkan dengan pohon-pohon hijau lebat.
Karena takut tersesat, mereka pun kembali memutar mobilnya ke arah yang tadi.
Pada saat dijalan, mereka berpapasan dengan mobil yang berteknologi tinggi, karena pada saat itu harusnya belum ada. Mendadak mobilnya pun kempes seolah-olah dibuang dari dunia lain.
Banyak yang tidak memercayainya karena tidak ada bukti. Namun, ada peneliti yang percaya dan berusaha membuktikannya bertahun-tahun sampai sekarang.