Emosi Meledak Lihat Potongan Tubuh Suami di Polsek Astana Anyar, Istri Pelaku Bom Bunuh Diri Mengurung di Kamar Kost

soreang

Rabu, 07 Desember 2022 | 16:03 WIB
Emosi Meledak Lihat Potongan Tubuh Suami di Polsek Astana Anyar, Istri Pelaku Bom Bunuh Diri Mengurung di Kamar Kost
Istri pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar menangis lihat berita dan foto potongan tubuh suami. (twitter/yusuf_dumdum)

SuaraSoreang.id - Ketika membuka handphone, perempuan itu langsung histeris melihat suami kesayangannya tewas dengan tangan, kaki, dan badan yang terpisah usai dugaan aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, Rabu (6/12/2022) pagi.

Selama ini perempuan itu hanya menunggu di kamar kost satu petak bersama suaminya yang belakangan jarang terlihat karena mencari modal usaha dan menjadi tukang parkir.

Terduga pelaku bom bunuh diri berinisial A ini menempati rumah kost di Desa Siwal, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo.

Dalam kamar kost ini, pasutri tersebut berdua bersama tanpa ada waktu bagi tetangga di samping untuk sekedar mengobrol atau berbagi keluhan hidup.

Seperti apa yang diungkapkan tetangganya, Endang (65) yang menceritakan kesaksian hidup sang terduga pelaku bom bunuh diri dan istrinya tidak pernah keluar dan tidak pernah mengobrol.

"Orangnya tidak pernah keluar, tidak seperti kita-kita," kata dia, Rabu (7/12/2022).

Tiba-tiba, kata Endang, pagi tadi istri terduga pelaku bom bunuh diri ini menangis kencang hingga tetangga mengetuk pintu kamar kosnya dan menanyakan keadaannya.

Tak banyak bicara, perempuan ini hanya menunjukkan kondisi tragis suaminya hingga warga yang melihat pun ikut histeris.

Namun, warga yang bertanya tak mengetahui jika tetangganya itu menjadi pelaku bom bunuh diri. Mereka hanya tahu jika kondisi tragis itu hanya karena kecelakaan.

baca juga

"Mbak, kalau ada apa-apa bilang, kita kan dekat," kata Endang.

Pemberitaan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung meluas. Sang istri hanya bisa menangis sambil membacanya.

Namun, warga belum mengetahui apa yang telah terjadi pada suaminya itu.

"Terus ditunjuk gambarnya, saya sempat menjerit, Astagfirullah ya Allah. Kirain kecelakaan, semoga selamat, kita-kita tidak tahu apa-apa memang," katanya.

Istri terduga pelaku bom bunuh diri itu akhirnya memberi tahu apa yang telah terjadi dan menjelaskan jika suaminya sudah tiada dengan kondisi yang tragis itu.

"Saat dikasih tahu sudah tidak ada, warga langsung Astagfirullah. Yang lain terus datang dan nagis sama-sama, yang sabar ya mbak," ungkapnya.

Perempuan itu memang tidak bersosialisasi untuk sekedar basa-basi dengan tetanggannya. Endang mengungkapkan jika dia hanya melihat perempuan itu hanya keluar kamar untuk duduk di depannya.

Terkini, kondisi perempuan tersebut tidak diketahui. Sebab, usai berita bom bunuh diri beredar perempuan itu pergi.

"Sudah pergi tidak tahu jam berapa," kata Endang.

"Kayaknya masih gemetar, gemetar banget melihat gambarnya," jelasnya.

Kedua pasangan ini menurut Endang telah tinggal selama 1,5 tahun. Biasanya suami perempuan tersebut terlihat untuk sekedar melewat. Namun, belakangan sudah lama tidak ada dalam pandangan.

"Saya pas lewat sering tanya suaminya. Katanya cari kerja buat modal usaha, kita juga tidak tahu kenapa jauh-jauh cari kerjanya," ungkap Endang.

"Sempet pulang sebentar terus pergi lagi. Pas ketemu tak tanya, mas sudah balik dan memang tidak pernah bicara," tambahnya.

Endang menceritakan jika yang dia ketahui terduga pelaku bom bunuh diri ini bekerja menjadi tukang parkir dan mencari modal untuk jualan pukis.

Endang menegaskan jika pasangan tersebut memang sosok yang tertutup.

"Orang tidak terbuka. Hanya di dalam tuutp pintu," katanya.

"saya masih gemetar sampai sekarang. Masih merinding lihat darah," tambahnya.(*)

Artikel ini telah tayang di surakarta.suara.com dengan judul Tangis Istri Pelaku Bom Bunuh Diri Pecah Usai Sang Suami Ledakkan Diri di Polsek Astanaanyar Bandung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Sosok Agus Muslim, Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar dan Bom Panci Cicendo

Ini Sosok Agus Muslim, Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar dan Bom Panci Cicendo

News | Rabu, 07 Desember 2022 | 15:56 WIB

Legislator PDIP: Kapolda Jabar Harus Cari Aktor Intelektual di Balik Aksi Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar

Legislator PDIP: Kapolda Jabar Harus Cari Aktor Intelektual di Balik Aksi Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar

News | Rabu, 07 Desember 2022 | 15:50 WIB

LIVE UPDATE dari Rumah Kos Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar yang Berada di Sukoharjo

LIVE UPDATE dari Rumah Kos Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar yang Berada di Sukoharjo

Surakarta | Rabu, 07 Desember 2022 | 15:49 WIB

Terkini

42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan

42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas

Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya

Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis

Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon

Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon

Sulsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos

Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Surat untuk Hari yang Telah Berlalu

Surat untuk Hari yang Telah Berlalu

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:09 WIB

TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa

TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:02 WIB

Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5

Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:56 WIB

×