SuaraSoreang.id - Pulung Mustika Abimanyu bercerita kekhawatirannya terkait kondisi Ibu Eny yang saat ini sudah dalam penanganan pihak RS Duren Sawit.
Pemuda yang akrab disapa Tiko itu menyampaikan rasa khawatirnya kepada SANG EXPLORE saat kembali berkunjung pada hari Rabu (4/1/2023).
Setelah Ibu Eny dijemput Dinas Sosial (Dinsos) Jakarta Timur beberapa hari lalu, Tiko sudah sempat mengunjungi ibunya yang kini telah dirawat di rumah sakit.
Namun, sesuai dengan peraturan rumah sakit, demi pemulihan depresi yang diderita Ibu Eny, pihak keluarga tidak diperbolehkan untuk bertatap muka dengan beliau.
"Nggak boleh, ditolak. Paling nitipin jajanan doang," ujar Tiko saat ditanya terkait kunjungannya ke rumah sakit.
Pemuda 23 tahun itu hanya bisa membawa makanan untuk dititipkan kepada security rumah sakit dan berharap disampaikan kepada ibunya.
Rasa khawatir Tiko terhadap kondisi ibunya semakin kuat karena saat pertama kali sang ibu bermalam di rumah sakit, ibu Eny mengaku belum makan.
Padahal, sebelumnya ia menitipkan sebungkus nasi untuk ibunya. Namun, saat berkunjung Ibu Eny merasa lapar karena belum makan.
"Aku nanya mamah belum makan dari siang katanya. Loh? kan tadi dititipin nasi ke security, gimana?," tanya Tiko heran.
Baca Juga: Sumsel Bakal Tambah 52 ETLE Pada Tahun 2023, Ini Lokasinya
Ketika mendengar itu, Tiko segera membelikan makanan untuk sang ibu. Di depan matanya, Ibu Eny makan dengan lahap seperti kelaparan.
Setelah itu Tiko selalu was-was akan kondisi kesehatan Ibu Eny. Terlebih, ia sadar selama ini dirinya seoranglah yang merawat dan dekat dengan ibunya.
Apalagi setelah itu, dirinya benar-benar tidak diperbolehkan untuk bertemu sang ibunda sama sekali. Bahkan hanya untuk sekadar mengintip kamarnya.
"Katanya sih selain biar mamah bisa lepas dari Tiko, bisa beradaptasi dengan (pasien) yang lain. Jadi jangan dijenguk. Gitu," ungkap Tiko.
Meskipun pasrah dan percaya dengan pihak rumah sakit, hati kecil Tiko masih khawatir karena ia takut Ibu Eny tidak baik-baik saja, apabila bukan dirinya yang merawat.
"Dipikiran itu kayak, ini mamah penanganannya di sana gimana. Obat yang dikasih apa. Misalkan nggak boleh dijenguk, cuma boleh nitip makan, ini makanannya sampai apa enggak. Pokoknya macem-macem," ujar Tiko pilu.
Karena alasan itu, Tiko sempat tidak mau apabila harus berpisah dengan ibunya dan rela merawat Ibu Eny seorang diri. Asalkan dia bisa memastikan ibunya terawat dengan baik.
Rasa sayang Tiko terlihat begitu besar kepada sang ibu, sehingga ia berharap kondisi Ibu Eny bisa membaik seiring berjalannya waktu. (*)
Sumber: Youtube SANG EXPLORE