SuaraSoreang.id - Amalan Bulan Rajab menjadi paling banyak diburu oleh umat Muslim yang taat.
Satu di antara amalan yang biasa dilakukan pada Bulan Rajab adalah berdoa.
Anas bin Malik ra. meriwayatkan, saat di Bulan Rajab, Nabi Muhammad selalu memperbanyak doa agar bisa sampai pada Bulan Ramadhan.
"Apabila Rasulullah SAW memasuki bulan Rajab, beliau akan berdoa: "Ya Allah, berkatilah kami dalam bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadan." (Abu Nu'aim, Al-Hilyah: Ad-Dailami, Musnad Al Firdaus; Imam Nawawi, Al-Azkar).
Dalam hal ini dijelaskan dari maksud dari doa "Sampaikan kami ke bulan Ramadan", adalah meminta pada Allah agar dipanjangkan umur.
Banyak umat Muslim yang taat sangat berharap bisa kembali bertemu Bulan Ramadan lantaran memiliki kemuliaan dan keutamaan yang luar biasa.
Kemudian, Nabi Muhammad sebagai manusia pilihan juga sering memperbanyak istighfar.
Dijelaskan dalam sebuah literasi buku Doa & Amalan di Bulan Rajab Sya'ban dan Ramadhan oleh Tim Zahra, bahwa bulan Rajab adalah bulan pengampunan.
Sehingga bagi kita yang merasa diri telah banyak berbuat dosa, maka Bulan Rajab adalah waktu tepat meminta ampunan.
Baca Juga: Ibu Eny Sebut Punya Anak Lain Selain Tiko, Benarkah?
Sabda Rasulullah SAW:
"Rajab adalah bulan pengampunan bagi umatku, maka perbanyaklah beristighfar di bulan ini, karena Ia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Bulan Rajab dijuluki dengan al Ashab (pelimpahan) karena pada bulan ini terdapat rahmat Allah yang dilimpahkan kepada umatku. Sehingga perbanyaklah mengucap,
Arab latin: Astaghfirullah wa as aluhut taubah
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah dan aku meminta kepada-Nya agar diterima tobatku." sebagaimana diriwayatkan Imam Ja'far ash Shadiq.
Kemudian Rasulullah SAW juga melakukan memperbanyak beristighfar hingga 70 kali di waktu siang, kemudian 70 kali di waktu malam hari.
Dalam pelaksanaanya, Nabi Muhammad juga seraya berdoa dengan mengangkat kedua tangannya meminta ampunan Allah SWT.