Ngeri! Kecanduan Rasa Sakit, Roni Bodax Ungkap Aksi Gilanya sebelum Jadi Pendakwah

soreang | Suara.com

Jum'at, 27 Januari 2023 | 13:00 WIB
Ngeri! Kecanduan Rasa Sakit, Roni Bodax Ungkap Aksi Gilanya sebelum Jadi Pendakwah
Roni Bodax kecanduan rasa sakit. (Youtube Curhat Bang Denny Sumargo.)

SuaraSoreang.id - Roni Bodax ungkapkan aksi-aksi gilanya di masa lalu sebelum akhirnya hijrah dan kini aktif untuk berdakwah.

Pendakwah bertato itu mengatakan bahwa sejak kecil ia tidak pernah main-main untuk menghajar orang yang membuatnya emosi.

Cerita tersebut ia sampaikan kepada Densu saat menjadi bintang tamu di channel Youtube Curhat Bang Denny Sumargo, Rabu (25/1/2023).

Selain memiliki tato hampir di seluruh badan bahkan bola mata, Roni Bodax terobsesi untuk selalu mengasah keberaniannya melalui rasa sakit.

Seperti saat ia menerima tantangan acara tato di sebuah cafe. Roni Bodax mengajukan diri untuk ditato di jidatnya dengan imbalan uang Rp 1 juta.

Bahkan ia tidak memikirkan uang sponsor yang akan didapatkan, ia hanya ingin mendapatkan kepuasan dari rasa sakit ditato di bagian wajah tersebut.

Buktinya, ia sengaja membesarkan tato tersebut dengan cara ditumpuk ulang pengerjaannya padahal hasil awalnya belum kering saat itu juga.

"Akhirnya besarin lagi, dikasih ditumpuk lagi itu. Baru jadi sikat lagi, besar lagi. Besarnya gambarnya di sini tuh. Dapat Rp 1 juta. Tapi Rp 1 jutanya tidak berarti, rasa beraninya (yang berarti)," papar Roni Bodax.

Aksi lain adalah saat ia masuk penjara di usia yang belum dewasa karena hampir membunuh orang yang membuatnya kesal.

Roni memukul orang tersebut dengan benda tumpul sampai kepala korban bocor dan harus dijahit. Untungnya banyak orang di sekitar lokasi.

Sehingga ia tidak sampai menuntaskan misinya untuk menghabisi si korban. Justru ia akhirnya masuk penjara dengan hukuman 7 bulan bui, karena masih di bawah umur.

Namun anehnya, saat menginjak usia 17 tahun dan masih dalam penjara, Roni justru meminta kepada pihak kepolisian untuk memindahkannya ke ruangan narapidana dewasa.

"Banyak belajar. Iya gambarnya 7 bulan di situ sampai akhirnya naik 17 tahun ke atas, KTP saya keluar tapi saya masih di dalam. Akhirnya saya minta ini gimana dari kantor, minta pindah di dewasa," kata dia.

Mendengar hal itu, Densu cukup kaget dan menanyakan alasannya. Roni menjawab ia hanya ingin merasakan dan belajar yang lebih banyak dari status narapindana dewasa.

"Supaya apa supaya belajarnya lebih dalam lagi. Ngapain? Biar gak tanggung-tanggung saya belajar," ujar Roni lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Takut Mati, Pendakwah Bertato Ungkap Hal Mengerikan soal Matanya pada Denny Sumargo

Takut Mati, Pendakwah Bertato Ungkap Hal Mengerikan soal Matanya pada Denny Sumargo

| Jum'at, 27 Januari 2023 | 09:41 WIB

Terpopuler Lifestyle: Nia Ramadhani Pamer Tato Sayap, Istri Aji Yusman Minta Cari Dana untuk USG

Terpopuler Lifestyle: Nia Ramadhani Pamer Tato Sayap, Istri Aji Yusman Minta Cari Dana untuk USG

Lifestyle | Kamis, 26 Januari 2023 | 21:32 WIB

Nia Ramadhani Buka-Bukaan Pamer Tubuh Keringatan, Tato Sayap Bermahkota di Punggung Eksotisnya Bikin Salfok

Nia Ramadhani Buka-Bukaan Pamer Tubuh Keringatan, Tato Sayap Bermahkota di Punggung Eksotisnya Bikin Salfok

Lifestyle | Jum'at, 27 Januari 2023 | 07:35 WIB

Terkini

Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan

Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan

Bogor | Jum'at, 15 Mei 2026 | 00:15 WIB

Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen

Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen

Jabar | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:59 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan

Banten | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:53 WIB

'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026

'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026

Jabar | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:46 WIB

4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026

4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026

Bogor | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:40 WIB

Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT

Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT

Sumsel | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:38 WIB

Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok

Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok

Jakarta | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:22 WIB

Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat

Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat

Banten | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:17 WIB

Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?

Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?

Jakarta | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:13 WIB

Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah

Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah

Bogor | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:12 WIB