SuaraSoreang.id - Jagat maya saat ini cukup dihebohkan dengan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Dukun di Banjanegara.
Aksi pembunuhan ini memakan korban sebanyak 11 hingga 13 orang.
Pemicu utama dari aksi keji ini karena korban meminta dan menuntut untuk digandakan uang miliknya, alih-alih dan tak terima, dukun tersebut langsung memberikan minum yang sudah diberi racun ikan. Setelah korban pingsan, baru dukun tersebut beraksi dan mengubur para korban.
Tentunya dalam hukum Islam hal ini sangat bertentangan, dilansir dari kajian dakwah Ustadz Adi Hidayat yang diunggah melalui akun @Dunia dan Akhirat Channel, begini cara memperoleh kekayaan dalam Islam.
1. Prinsip yang pertama adalah, kita harus mempunyai komitmen yang kuat dengan Allah SWT. Kata Allah SWT kerja dan berusaha lah. Lakukan perintah Allah SWT dan jauhi segala laranganya.
Usaha yang dimaksud adalah, ketika tangan bergerak, kaki melangkah dan mulut berbicara, ketika ada usaha maka rezeki itu akan turun dari Allah SWT.
Namun yang namanya rezeki ada siklus turun dan naik, jika anda merasa ada peluang, cepat kejar peluang tersebut.
Sepanjang manusia benar-benar ikthiar dan dilakukan karena Allah Ta'ala Insya Allah dikabulkan meski kadang-kadang Allah SWT seakan menunda apa yang menjadi hak milik kita, bukan karena Allah SWT tak ingin memberikan, namun ingin melengkapi nikmat tersebut dengan sempurna.
Karena dari hal tersebut ada niat doa, ada nikmat istigfar, ada nikmat usaha, dan nikmat hasil yang tiada terputus.
Baca Juga: Puasa Gak Usah Sahur? Begini Menurut Ustadz Adi Hidayat
2. Jangan mengejar pahala dunia, tapi kejar lah pahala akhirat karena Allah Ta'ala. Bersabar pada setiap ujian dan ucapkan Istighfar setiap kali kita meragukan kekuasaan Allah SWT
3. Husnudzon/Positif thingking
Berfikir baiklah terhadap takdir Allah SWT, jangan sesekali meragukan keputusan Allah SWT. Mekipun usaha kita masih gagal, jangan langsung putus asa, tapi percaya lah bahwa Allah Ta'ala hanya ingin kita bersabar dan tetap ikhtiar.
Sumber: Youtube Dunia dan Akhirat Channel