SUARA SOREANG – Ketika berpuasa, ada jam-jam tertentu yang menganjurkan kita untuk makan malam dan menunaikan makan sahur sebelum azan subuh berkumandang.
Karena beberapa aktivitas atau pekerjaan yang dilakukan pada waktu malam, membuat beberapa orang kerap kali melewatkan waktu makan sahur dengan berbagai alasan.
Lalu seperti apa status puasa orang yang melewatkan makan sahur?
Dibacakan oleh Ustadz Adi Hidayat dalam bab tentang keberkahan sahur, disini ingin menunjukkan bahwa sahur itu bukan wajib.
“Sahur itu hukumnya bukan wajib, walaupun sahur itu penuh keberkahan dan kebaikan tapi hukumnya bukan wajib. Maka ketika kita tidak sempat sahur itu diperbolehkan,” ucap Ustadz Adi Hidayat.
Nabi Muhammad SAW mengatakan “Makanlah kalian di waktu sahur, karena makan sahur itu ada keberkahannya.” (HR Bukhari).
Seperti yang sudah dijelaskan oleh Ustadz Adi Hidayat, bahwa keberkahan itu mendatangkan kebaikan. Contohnya jika kita melaksanakan makan sahur, maka akan ada lebih banyak tenaga dan bisa lebih semangat menunaikan ibadah shalat, puasa, dan beraktivitas.
“Sahur itu ada berkahnya Nabi menyuruh sahur, sahur lah kalian. Nah ini kan perintah hukumnya, kalimat perintah itu apakah mutlaq (pasti/mutlak) atau muqayyad (dengan keadaan). Diikat dengan kadar-kadar tertentu, kondisi-kondisi tertentu,” jawab Ustadz Adi Hidayat.
Diceritakan oleh Ustadz Adi Hidayat, pernah suatu ketika saking khusyuknya Nabi dalam beribadah, beliau di malam hari mengejar keutamaan hingga tidak sempat melaksanakan sahur.
Baca Juga: Flexing Keluarga Pejabat Dinas Perumahan DKI Dibongkar Warganet, Kini Dipanggil Inspektorat
Melihat hal tersebut, banyak orang-orang mengikuti Nabi. Namun ternyata mereka kesulitan dan tidak mampu menjalani puasa dan Nabi langsung melarang.
“Saya bukan seperti kalian, saya ini Rasul (sifat/karakter risalah), saya ini langsung diberikan kekuatan oleh Allah SWT seperti hal nya orang yang diberi makanan dan minuman.”
Lebih lanjut ustadz Adi Hidayat menjelaskan dengan kuatnya kita menjalankan ibadah, akan memberikan dampak baik pada imunitas fisik.(*)
Sumber: YouTube/Adi Hidayat Official