SUARA SOREANG - Kirdi Putra, seorang pakar mikro ekspresi, memberikan penjelasan tentang perubahan raut wajah Lady Nayoan di hari sidang cerai perdana dengan Rendy Kjaernett.
Saat sidang dimulai, Lady terlihat lebih tenang dan kondisi emosionalnya terjaga.
Namun, setelah sidang selesai dan ia menghampiri para wartawan, ekspresi wajahnya berubah drastis, menunjukkan tanda-tanda amarah yang ditahan.
Menurut Kirdi Putra, perubahan ekspresi tersebut disebabkan oleh memori buruk yang terkait dengan Rendy.
Sidang mediasi di pengadilan agama, tempat mereka duduk bersebelahan, bisa membawa kembali memori buruk bagi Lady.
Kirdi menyatakan bahwa orang yang membawa memori buruk tersebut adalah Rendy sendiri, karena mereka sudah lama tidak bertemu atau berkomunikasi.
"Udah sekian lama dia enggak ketemu, komunikasi mereka terbatas," kata Kirdi Putra dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (20//2023)
"Terbatas salah satu bentuk penghalusan makna dari bahwa mereka hampir enggak komunikasi sama sekali. Orang yang bikin dia marah itu di sampingnya dia loh," sambung ia.
Kendati Lady Nayoan menahan amarahnya, Kirdi berpendapat bahwa reaksi emosionalnya adalah wajar mengingat situasinya.
Baca Juga: Perluas Pangsa Pasar, Bhinneka Life Resmikan Kantor Pemasaran Barunya di Kota Medan
Jarak dan minimnya komunikasi antara pasangan ini telah menciptakan ketegangan dan memori buruk, sehingga kemarahan yang ditunjukkan oleh Lady Nayoan adalah suatu hal yang dapat dimengerti.
Bagi Kirdi Putra, jika orang lain berada dalam posisi Lady, kemarahan tersebut pasti akan terjadi dan dianggap wajar. (*)