SUARA SOREANG - Persib Bandung boleh sedikit bernapas lega karena berhasil keluar dari zona merah klasemen Liga 1, tepat menjelang pertandingan melawan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri pada Minggu malam (20/8/2023).
Perubahan posisi Persib, yang semula berada di zona merah di peringkat 16, ini bukanlah hasil dari meraih poin dalam pertandingan, melainkan karena peristiwa di laga lain.
Persikabo 1973, yang sebelumnya menghuni posisi 15 dan membuat Persib terdorong ke urutan 16, kini melorot turun setelah kalah 0-3 dari Madura United pada Sabtu.
Meski Persib Bandung dan Persikabo memiliki poin yang sama, yaitu 8, sepanjang musim Liga 1 ini, faktor lain yang membedakan adalah catatan kemenangan.
Persikabo sudah meraih tiga poin dalam dua pertandingan, sedangkan Persib baru mampu sekali menang.
Dalam urusan gol, Persikabo tertinggal dengan selisih agregat yang lebih buruk.
Dengan kebobolan sebanyak 16 kali dan mencetak 12 gol, Persikabo memiliki selisih 4 gol. Sementara itu, Persib hanya kebobolan 14 kali dan juga mencetak 12 gol.
Namun, situasi ini bisa berubah jika Persib Bandung tidak waspada dalam laga melawan PSIS Semarang malam nanti.
Jika mereka kalah di kandang lawan, risiko untuk kembali tergelincir ke zona bawah klasemen sangat nyata.
Persib akan menghadapi pertandingan yang berat di Stadion Jatidiri.
Kehadiran mereka ke Semarang pun tak lengkap, dengan absennya dua striker andalan, Ciro Alves dan David da Silva.
Ciro Alves dikenai sanksi larangan bermain, sedangkan David da Silva tidak dapat ikut serta karena mengalami cedera.
Kehilangan dua pemain ini tentu akan semakin mempersulit Persib untuk mencetak gol, yang notabene sudah menjadi kendala sepanjang musim ini meski Alves dan da Silva bermain.
Tidak hanya itu, Persib harus berhadapan dengan PSIS Semarang yang tengah dalam performa bagus.
PSIS sukses kalahkan Dewa United dengan skor 4-1 dan sebelumnya mengalahkan Arema FC dengan skor 2-0.