Array

Perpanjang Kontrak di Yamaha, Rossi Tak Ingin Seperti Schumacher

Reky Kalumata Suara.Com
Jum'at, 16 Maret 2018 | 13:15 WIB
Perpanjang Kontrak di Yamaha, Rossi Tak Ingin Seperti Schumacher
Rider tim Movistar Yamaha MotoGP Valentino Rossi. PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP

Suara.com - Valentino Rossi telah memutuskan untuk tetap melanjutkan karirnya di balapan MotoGP setelah menekan kontrak dua tahun dengan Yamaha. Rossi mengatakan bahwa dia tidak ingin seperti legenda F1 Michael Schumacher yang akhirnya comeback.

Yamaha mengumumkan bahwa Rossi yang saat ini berusia 39 tahun akan tetap bersama tim pabrikan ini dua tahun lagi. Itu artinya The Doctor masih akan membalap hingga akhir musim 2022 atau saat dia berusia 41 tahun.

Juara dunia tujuh kali juara Premier ini pun tahu bahwa perpanjangan kontrak itu tentu saja berisko kemampuannya menurun. Namun Rossi mengatakan bahwa dia tidak ingin cepat cepat pensiun lalu rindu untuk kembali balapan.

Dia mengambil contoh Schumacher yang memutuskan pensiun dari balap Formula 1 di akhir 2006 namun kembali pada 2010. Begitu juga dengan mantan rivalnya di MotoGP Max Biaggi dan legenda dunia Superbike Troy Bayliss.

"Saya melihat banyak rider hebat, juga pembalap, berhenti di saat karir maksimalnya, seperti Schumacher, juga Biaggi atau Troy Bayliss," ungkap Rossi seperti dilansir Autosport.

"Schumacher dan Bayliss kembali ke trek [setelah pensiun], jadi saya memutuskan untuk balapan sampai akhir, saya tidak ingin berpikir ke depan, 'mungkin saya bisa melakukan dua musim lagi'."

"Ini bisa menjadi risiko [bahwa saya menjadi kurang kompetitif], ya, tapi jika saya mengikuti logika ini, saya pasti sudah berhenti enam, tujuh atau delapan tahun yang lalu," kata Rossi.

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, saat melakukan tes pramusim hari pertama di Sirkuit International Buriram, Thailand, Jumat (16/2/2018). [AFP/Lillian Suwanrumpha]

Ia mengakui sempat memikirkan untuk hanya memperpanjang kontraknya selama satu tahun. "Ya kami juga sempat berbicara mengenai satu tahun lalu satu tahun dengan Yamaha," ungkapnya.

"Namun Anda selalu berpikir mengenai dua tahun, juga untuk keseimbangan kontrak para pebalap lainnya. Jika Anda meneken kontrak Anda perlu melakukannya dua tahun, dan bertahan di garis itu dengan semua pembalap top lainnya," tukas Rossi.

Baca Juga: Arema FC Tak Masalah dengan Jadwal Padat Liga 1

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI