Rinov / Phita Gagal Juarai Syed Modi Badminton Championships 2018

RR Ukirsari Manggalani | Arief Apriadi | Suara.com

Minggu, 25 November 2018 | 17:02 WIB
Rinov / Phita Gagal Juarai Syed Modi Badminton Championships 2018
Pasangan ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. [Humas PBSI]

Suara.com - Pasangan ganda campuran Rinov Rivaldy / Phita Haningtyas Mentari harus menelan pil pahit usai kalah di babak final Syed Modi International Champhionships 2018 yang berlangsung di Lucknow, India, Minggu (25/11/2018).

Rinov / Phita harus merelakan gelar juara usai dikalahkan wakil Cina non-unggulan Ou Xuanyi / Feng Xueying. Mereka kalah dalam pertarungan dua gim langsung dengan skor 20 - 22, 10 - 21.

Gim pertama berjalan cukup ketat, Rinov / Pitha mendapatkan perlawanan sengit dari Ou / Feng. Tercatat keduanya saling kejar mengejar poin dari 1 - 2, 4 - 4, 7 - 9, hingga wakil Cina mengunci interval degan skor 8 - 11.

Selepas interval, Rinov / Phita masih belum keluar dari tekanan. Kesalahan yang mayoritas dilakukan Rinov membuat wakil Cina semakin menjauh dengan keunggulan 8 - 14.

Pasangan juara dunia junior 2017 itu sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 10 - 14. Namun, wakil Cina terus memperagakan permainan menekan, tertama dari sisi Ou Xuanyi yang kerap kali melancarkan smas keras hingga unggul 10 - 16.

Rinov / Phita mampu memperkecil jarak saat laga memasuki poin kritis hingga skor merubah menjadi 19 - 20. Pertahanan luar biasa dan pengembalian shuttlecock yang dilaukan Phita Haningtyas bahkan mampu memaksa skor sama kuat 20 - 20.

Namun, usai Rinov / Phita menyamakan kedudukan, wakil Cina seperti tersengat dan mampu kembali ke dalam permainan. Dua poin yang dicatatkan mereka akhirnya mengunci gim pertama dengan skor 20 - 22.

Memasuki gim kedua, Rinov / Phita langsung menggebrak hingga unggul 3-0 di awal laga. Namun wakil Cina tak tinggal diam, tercatat mereka mampu mencatatkan dua poin beruntun hingga menipiskan skor menjadi 3 - 2.

Ketika unggul 5 - 4, Rinov / Phita kembali melakukan berbagai kesalahan layaknya di gim pertama. Khusus Rinov, dirinya seringkali gagal mengembalikan shuttlecock lawan, hingga berbalik tertinggal 5 - 11 saat jeda interval.

Kombinasi permainan net dari Feng Xueying dan smash-smash keras yang diperagakan Ou Xuanyi benar-benar jadi momok menakutkan bagi Rinov / Phita. Selepas interval, permainan mereka tak berkembang hingga tertinggal jauh 8 - 13.

Sempat memperkcil ketertinggalan menjadi 10 - 17, Rinov / Phita pada akhirnya tak mampu benar-benar keluar dari tekanan. Di gim kedua mereka kalah dengan skor 10 - 21, hingga harus merelakan gelar juara yang sudah berada di depan mata.

Kekalahan ini membuat Rinov / Phita gagal menambah koleksi gelar untuk 2018. Syed Modi International Badminton Championships 2018 sendiri merupakan turnamen penutup tahun bagi keduanya.

Sebelumnya, Rinov / Phita sukses mengoleksi satu gelar dari turnamen Bangka Belitung Indonesia Masters 2018.

Pada babak final turnamen level BWF World Tour Super 100 itu, Rinov / Phita sukses mengalahkan wakil Thailand, Niptiphon Phuangphuapet / Savitree Amitrapai dengan skor 21 - 19, 21 - 18.

Indonesia masih berpeluang meraih gelar di Syed Modi International Badminton Championships 2018 melalui pasangan ganda putra Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ayo Dukung! 2 Wakil Indonesia Beraksi di Final Syed Modi 2018

Ayo Dukung! 2 Wakil Indonesia Beraksi di Final Syed Modi 2018

Sport | Minggu, 25 November 2018 | 11:14 WIB

Fajar / Rian Susul Rinov / Pitha ke Final Syed Modi 2018

Fajar / Rian Susul Rinov / Pitha ke Final Syed Modi 2018

Sport | Sabtu, 24 November 2018 | 19:07 WIB

Jadwal Syed Modi International 2018: 16 Wakil Indonesia Hari Ini

Jadwal Syed Modi International 2018: 16 Wakil Indonesia Hari Ini

Sport | Rabu, 21 November 2018 | 09:52 WIB

Terkini

Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026

Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026

Sport | Kamis, 26 Maret 2026 | 06:49 WIB

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:11 WIB

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:06 WIB

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:02 WIB

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:58 WIB

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:52 WIB

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:15 WIB

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:12 WIB