Marin Absen 6 Bulan, Tunggal Putri PBSI Tak Merasa Diuntungkan

Rabu, 06 Februari 2019 | 09:57 WIB
Marin Absen 6 Bulan, Tunggal Putri PBSI Tak Merasa Diuntungkan
Pelatih tunggal putri Indonesia, Miniarti Timur (Suara.com/Arief Apriadi)

Suara.com - Asisten pelatih tunggal putri pelatnas PBSI, Minarti Timur, menyebut absennya Carolina Marin dari arena bulutangkis selama kurang lebih enam bulan tak memberi keuntungan apapun bagi wakil-wakil Indonesia.

Menurut Minarti, ketiadaan Marin yang harus menepi akibat cedera anterior cruciate ligament (ACL), hanya akan berdampak kecil pada peta persaingan di sektor tunggal putri dunia.

Sebagaimana diketahui, pebulutangkis Spanyol itu menderita cedera ACL saat berlaga di babak final Indonesia Masters 2019 menghadapi wakil India Saina Nehwal, pekan lalu.

Saat itu, Marin yang tengah unggul 10-4, mencoba mengembalikan shuttlecock Nehwal dengan smash keras. Namun nahas, kaki kanannya salah mendarat hingga dirinya meringis kesakitan.

Sempat mencoba bangkit untuk melanjutkan pertandingan, atlet yang dijuluki Ratu Bulutangkis Eropa itu akhirnya menyerah. Saat meninggalkan lapangan, Marin terlihat berurai air mata.

Pebulutangkis tunggal putri India, Saina Nehwal (kanan), menenangkan sang lawan, Carolina Marin, yang menangis karena mengalami cedera saat babak final Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1/2019). [AFP/Adek Berry]
Pebulutangkis tunggal putri India, Saina Nehwal (kanan), menenangkan sang lawan, Carolina Marin, yang menangis karena mengalami cedera saat babak final Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1/2019). [AFP/Adek Berry]

"Memang Marin harus istirahat sekitar 7 bulan, tapi lawan-lawan yang bagus juga masih banyak," ujar Minarti Timur saat dihubungi wartawan, Selasa (5/2/2019).

Minarti menegaskan jika priortias timnya saat ini adalah fokus pada persiapan diri sendiri. Gregoria Mariska Tunjung dan kolega harus bisa membenahi aspek-aspek yang masih tertinggal, agar mampu bersaing dengan tunggal putri elit lainnya.

Sebagaimana diketahui,kualifikasi menuju Olimpiade 2020 akan segera berlangsung. Pengumpulan poin untuk cabang olahraga bulutangkis telah ditentukan pada 29 April 2019 hingga 26 April 2020.

"Persiapan juga lumayan. Fisik sedang dinaikan lagi, teknik dan fokus juga masih terus dibenahi," tukas Minarti.

Baca Juga: PBSI Atur Strategi Agar Performa Kevin / Marcus Moncer di Olimpiade

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI