BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis

Galih Prasetyo Suara.Com
Selasa, 10 Februari 2026 | 23:03 WIB
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
Pebulu Tangkis Ganda Putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani saat bertanding melawan Pebulu Tangkis Korea Selatan Kim Won Ho dan Seo Seung Jae di Babak Final Indonesia Open 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (8/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • PP PBSI mendukung penuh format baru turnamen BWF, termasuk Indonesia Open Super 1000 yang berlangsung sebelas hari.
  • Format baru ini menambah jumlah peserta tunggal menjadi 48 pemain dan meningkatkan potensi pengalaman bertanding atlet.
  • Durasi panjang turnamen memungkinkan integrasi hiburan (sportainment) serta menjaga jadwal istirahat atlet lebih terstruktur.

Suara.com - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan format baru turnamen yang digagas Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Salah satu ajang yang akan mengalami perubahan signifikan adalah Indonesia Open, yang bakal digelar selama 11 hari sebagai turnamen level Super 1000.

Kepala Bidang Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto, menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk mendukung arah pengembangan bulu tangkis global yang tengah dicanangkan BWF.

“Dari sisi penyelenggara, penerapan durasi 11 hari tentu berdampak pada meningkatnya biaya operasional karena waktu pelaksanaan yang lebih panjang,” ujar Bambang.

Meski demikian, PBSI memandang langkah ini sebagai investasi jangka panjang guna mempertahankan posisi Indonesia Open sebagai salah satu turnamen paling bergengsi di dunia.

“Ini sekaligus menghadirkan standar penyelenggaraan yang sejalan dengan arah global BWF,” tambahnya.

Format baru tidak hanya berdampak pada penyelenggaraan, tetapi juga memberikan keuntungan bagi para atlet.

Jumlah peserta di nomor tunggal akan meningkat dari 32 menjadi 48 pemain, membuka kesempatan lebih luas bagi pebulu tangkis untuk tampil di level tertinggi.

Selain itu, sistem setengah kompetisi yang digunakan hingga babak 16 besar membuat atlet berpotensi menjalani lebih banyak pertandingan.

Baca Juga: Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M

Bambang menilai hal tersebut dapat meningkatkan kualitas persaingan sekaligus memberi pengalaman bertanding yang lebih kaya.

“Jumlah pertandingan yang bertambah akan memperkuat atmosfer kompetitif dan membantu atlet berkembang,” jelasnya.

PBSI juga menaruh perhatian besar pada aspek kebugaran atlet.

Dengan durasi turnamen yang lebih panjang dan hanya menggunakan dua lapangan pertandingan, jadwal dinilai menjadi lebih terstruktur sehingga waktu istirahat atlet dapat terjaga.

“Hal itu diharapkan dapat menjaga kualitas permainan dan performa atlet sepanjang turnamen,” kata Bambang.

Pendekatan ini sejalan dengan upaya BWF dalam menciptakan kompetisi yang tidak hanya menarik, tetapi juga berkelanjutan bagi karier para pemain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI