Menangi Gim Keenam, Toronto Raptors Amankan Gelar Juara NBA 2019

Reky Kalumata
Menangi Gim Keenam, Toronto Raptors Amankan Gelar Juara NBA 2019
Aksi pemain Toronto Raptors Kyle Lowry coba dihadang oleh pemain DeMarcus Cousins dari Golden State Warriors saat final NBA di gim kedua. Gregory Shamus / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP

Raptors menang dengan agregat 4-2 atas Warriors di NBA Finals 2019

Suara.com - Toronto Raptors sukses mengamankan gelar juara NBA 2019. Hasil tersebut diraih Raptors setelah memenangi gim keenam NBA finals 2019 usai mengalahkan Golden State Warriors dengan skor 114-110.

Kemenangan pada gim keenam NBA finals 2019 yang dimainkan di Oracle Arena, Oakland, AS, Jumat (14/6/2019) pagi WIB, membuat Toronto Raptors menang dengan agregat 4-2 atas Warriors, demikian seperti dilansir Antara.

Berstatus tuan rumah, Warriors memiliki keunggulan psikologis di mana mereka akan memainkan pertandingan terakhirnya di Oracle Arena serta tekad menghibur bintang mereka Kevin Durant yang kembali dibekap cedera.

Namun Toronto tidak dapat dibendung untuk menuju kemenangan, khususnya setelah Warriors kehilangan guard Klay Thompson pada kuarter keempat akibat cedera lutut.

Para suporter Toronto Raptors di kota Toronto merayakan kemenangan timnya menjadi juara NBA 2019. Geoff Robins / AFP
Para suporter Toronto Raptors di kota Toronto merayakan kemenangan timnya menjadi juara NBA 2019. Geoff Robins / AFP

Tiga pemain Raptors melampaui atau menyamai perolehan poin Kawhi Leonard. Kyle Lowry memasukkan 11 dari total 26 poinnya pada dua menit pertama laga ini.

Pascal Siakam menambahi 26 poin dan sepuluh rebound, sedangkan Fred Van Vleet memasukkan lima dari 13 lemparan tiga poin milik Toronto untuk menyelesaikan pertandingan dengan koleksi 22 poin.

Leonard total mencatatkan 22 poin dan enam rebound pada laga ini, yang membuatnya dinilai tidak terlalu cemerlang. Walau demikian, ia tetap menggondol gelar MVP untuk putaran final NBA sebagai sosok penting dalam kesuksesan tim Kanada ini merengkuh gelar juara untuk pertama kalinya.

Warriors berusaha keras mendapatkan kemenangan demi menghibur Durant dan memberikan kenangan perpisahan yang indah kepada Oracle Arena. Sayangnya, mereka justru harus menelan kekalahan 0-3 saat bertindak sebagai tuan rumah di putaran final ini di pertandingan pertama sejak Durant mengalami cedera tendon Achilles.

Thompson telah mengukir 28 poin dari 12 tembakan ketika ia terjatuh dalam posisi yang menyakitkan saat berusaha menerobos pertahanan lawan, ketika kuarter ketiga tinggal menyisakan waktu 2:22. Ia kemudian dibantu dua rekan setimnya untuk menuju ruang ganti, kemudian kembali ke lapangan untuk melakukan dua lemparan bebas.

Ia sukses memasukkan kedua lemparan bebas tersebut sehingga total mengoleksi 30 poin di laga ini. Sayangnya, Thompson harus benar-benar keluar pada awal kuarter keempat saat Warriors sedang unggul 91-88.

Tanpa kehadiran Durant dan Thompson, Warriors berusaha keras menandingi tim tamu. Namun kegagalan Stephen Curry (21 poin) memasukkan lemparan tiga poin pada menit terakhir, setelah turnover dari pemain Raptors Green, menjadi tembakan terakhir yang dilepaskan sang juara bertahan.

Absennya Durant dan Thompson membuat Raptors mampu mengisolasi Curry pada kuarter keempat. Raptors juga relatif berhasil meminimalisir kerusakan dari dua bintang Warriors, Draymond Green (11 poin, 19 rebound, dan 13 assist) dan Andre Iguodala (22 poin).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS